10 tips cegah "kriminalitas" di facebook

6 Mar 2010
JAKARTA – Perusahaan antivirus AVG menyediakan 10 tips aman menggunakan facebook terkait maraknya tindak kejahatan yang menimpa para pengguna (user), seiring derasnya informasi yang dibagikan oleh para facebooker dalam laman situs jejaring sosialnya.

Selama ini, pelaku kriminal telah memanen dan menjual informasi milik pengguna facebook, mencuri identitas, mengirim spam dan virus berbahaya.

Menurut manajer pemasaran AVG, Lloyd Borret, setiap hari user menempatkan

diri mereka dalam risiko dengan mengklik secara tidak hati-hati terhadap undangan yang dikirim oleh teman untuk bergabung dalam grup atau menulis dalam dinding mereka.

“Mereka menaruh semua informasi personal termasuk tanggal lahir dan foto di dalam halaman mereka. Mereka bahkan merespon permintaan facebook palsu,” tambah Borret.

Untuk membantu agar pengguna tetap aman di facebook, AVG memberikan 10 tips :

1. Pikirkan apa yang akan ditambahkan; menerima permintaan yang disediakan oleh teman baru dengan akses posting, foto, pesan dan informasi latar belakang tentang pribadi Anda. Perhatikan daftar teman dan pikirkan kembali siapa yang berhak mengakses barang pribadi anda.

2. Cek pengaturan privasi. Facebook baru-baru ini melakukan pembaruan, mengatur privasi dari awal bisa sangat berarti.

3. Alasan berada di facebook. Apakah berbagi foto? Tetap berhubungan dengan user lain? Berbagi link dan pembaruan aktivitas? Tanyakan diri sendiri apa yang ingin diperoleh dengan profil pribadi. Dengan demikian akan lebih memangkas informasi pribadi yang ada di publik.

4. Cerdas tentang password. coba untuk tidak menggunakan password yang sama untuk seluruh akun. Pikirkan tipe pertanyaan keamanan yang dipasang dan di mana akan mengirim pembaruan tersebut.

5. Waspada penggunaan komputer. Ketika masuk ke dalam suatu akun dari komputer yang berbeda-beda, periksa bahwa komputer tersebut tidak menyimpan alamat email ataupun password.

6. Hati-hati dengan yang dikatakan. Sekali pembaruan status dan komentar diposting, setiap user dapat melihat, menduplikasi dan memposting kembali di mana pun dan kapan pun. Apakah Anda ingin user lain tahu bahwa Anda akan di rumah sendirian malam ini atau pergi liburan pekan depan?.

7. Perhatikan serangan phising (situs dengan tampilan yang sama persis). Banyak usaha yang dilakukan untuk memperoleh login pengguna dan password dengan cara menipu pengguna dengan email facebook palsu. Jangan pernah mengidahkan link email yang meminta untuk me-reset password. Kalau perlu untuk me-reset langsung saja ke halaman facebook.

8. Ambil langkah segera. Jika teman-teman mulai menerima spam atau pembaruan status yang muncul tetapi tidak dibuat oleh pengguna sendiri maka akun tersebut kemungkinan tersusupi. Segera lakukan perubahan password. Jika tidak bisa masuk ke akun pribadi, segera pergi ke link Help di bagian bawah facebook dan klik Security untuk memberitahu facebook.

9. Lindungi perangkat mobile. Banyak ponsel yang memiliki akses langsung ke situs jejaring sosial, termasuk facebook. Waspada terhadap siapapun yang mengakses ponsel dan pastikan akun yang dimiliki sudah log-out.

10. Monitor aktivitas mencurigakan. Awasi aktivitas mencurigakan di dinding Anda, jejak berita dan kotak masuk facebook. Jangan pernah mengklik link mencurigakan. Lihat lebih dekat, jika link yang dimaksud tidak otentik, jangan pernah mengkliknya.

Editor: NORA DELIYANA LUMBANGAOL
(dat04/inilah)


Sumber : Waspada
Sumber Gambar : Dwiky10