Tips memilih hewan Qurban

11 Agu 2010
Salah satu ibadah umat islam yaitu berqurban. Pemilihan hewan qurban hendaknya tidak asal-asalan. Hewan qurban harus benar-benar sehat dan pastikan aman untuk dikonsumsi. Guna mendapatkan hewan qurban yang benar-benar layak, penulis akan berbagi tips dalam pemilihan hewan qurban. Yang harus anda perhatikan adalah sebagai berikut:

1. Umur hewan
Umur sapi atau kambing dapat diketahui dari giginya. Untuk hewan qurban pilihlah hewan dengan umur yang tidak terlalu tua dan tidak juga terlalu muda. Hal ini dimaksudkan agar daging yang dihasilkan berkualitas baik.

2. Keadaan mulut
Periksa keadaan mulut dengan cara membuka mulut hewan. Pastikan sapi atau kambing yang anda pilih pada bagian mulutnya
tidak ada luka-luka menyerupai sariawan. Dari mulut juga akan tercium aroma nafas dari hewan, hewan yang sehat nafasnya tidak bau. Untuk hewan yang tidak sehat nafasnya biasanya berbau busuk.

3. Nafsu makan hewan
Perhatikan nafsu makannya, nafsu makan dapat dijadikan indikator sehat tidaknya sapi atau kambing. Semakin besar nafsu makan sapi atau kambing, semakin sehat pula sapi atau kambing tersebut.

4. Hidung hewan
Keadaan hidung digunakan sebagai indikator hewan tersebut demam, flu atau dehidrasi. Pada sapi yang sehat keadaan hidungnya basah, sedangkan pada kambing yang sehat hidungnya kering. Amati juga nafas yang keluar dari hidung, dekatkan tangan ke depan hidung untuk mengetahui suhu dari hewan tersebut.

5. Cara berdiri hewan
Cara berdiri hewan untuk mengetahui abnormalitas pada alat gerak hewan. Sapi atau kambing yang pincang akan terlihat dari cara berjalan dan cara berdirinya. Periksa juga kuku atau teracak sapi dan kambing, sapi dan kambing yang sehat memiliki bentuk kuku yang utuh.

6. Feses hewan
Feses atau kotoran digunakan sebagai indikator kesehatan system pencernaannya. Sapi atau kambing yang diare atau dehidrasi dapat diketahui dengan cara melihat fesesnya. Pada sapi normalnya seperti bubur, sedang pada kambing normalnya seperti batu kerikil. Jika sapi atau kambing sedang diare, fesesnya sangat cair, berbusa, dan berbau busuk.

Sumber Artikel dan Gambar : Kulinet

Tidak ada komentar:

Posting Komentar