Tips menjalankan Green Lifestyle di kantor

7 Sep 2010
Dengan semakin berkembangnya issue mengenai pengerusakan lingkungan yang berakibat pada perubahan iklim serta ancaman global warming, sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk turut menjaga dan melestarikan Bumi tempat kita hidup dan bekerja. Karena kita menghabiskan banyak waktu di kantor, menjalankan gaya hidup ramah lingkungan di tempat kerja adalah salah satu bentuk kepedulian. Selain memberikan kontribusi bagi penyelamatan lingkungan, hal ini juga mendukung efisiensi biaya belanja rutin kantor. Dengan kata lain, sekali mendayung, dua, tiga pulau terlewati.
Berikut adalah tips sederhana yang bisa Anda terapkan dalam keseharian Anda di kantor :

1. Maksimalkan penggunaan kertas.
For your information, industri kertas adalah salah satu dari tiga industri terbesar di dunia yang menghabiskan paling banyak energi dan air. Setiap tahunnya diseluruh dunia orang menghabiskan I milyar ton kertas. Bayangkan berapa pohon yang harus ditebang. Karena itu, Tanamkan pola reuse, recycle dan reduce. Berpikirlah dua kali sebelum Anda mencetak di atas selembar kertas dan gunakan kedua sisinya. Gunakan kertas bekas untuk keperluan fotokopi dan pakailah potongan-potongan kertas sebagai pengganti memo atau dijilid menjadi noteblock. Untuk keperluan internal kantor, gunakan kembali amplop bekas. Daripada mengkopi selembar pengumuman untuk dibagikan kepada karyawan, manfaatkan e-mail atau tempelkan satu lembar pengumuman tersebut di communication board kantor Anda. Gunakan digital file /soft copy kapan saja.

2. Hemat tinta printer.
Jika memungkinkan, hindari color print. Jika Anda harus mencetak dalam color print, pilih draft mode. Beli cartridge yang telah dimanufaktur ulang dan daur ulang toner/cartridge Anda..

3. Gunakan proyektor.
Pada saat rapat manfaatkanlah in focus/proyektor untuk menyampaikan materi daripada membagikan fotokopian materi.

4. Pisahkan sampah kantor.
Letakkan tempat sampah terpisah untuk kertas, plastik, kaleng /kaca. Letakkan recycle bin di dekat tempat-tempat yang membutuhkan kertas daur ulang seperti tempat fotokopi, printer atau mail room.

5.Gunakan produk lokal.
Jika Anda bertanggung jawab atas pembelian ATK, pilihkan produk lokal. Selain mengurangi carbon foot print Anda juga memberikan dukungan bagi perkembangan industri lokal.

6. Matikan komputer saat Anda tidak menggunakannya.
Matikan komputer Anda setiap kali Anda keluar untuk makan siang. Bayangkan berapa energi yang bisa dihemat jika setiap orang mematikan komputer mereka selama paling tidak 1 jam selama jam makan siang. Setiap kali Anda pulang, cabut kabel listrik komputer karena walaupun sudah mati, selama masih terhubungkan dengan sumber listrik, komputer masih tetap ´memakan´ listrik.

7. Matikan lampu saat Anda tidak membutuhkannya.
Bekerja di negara yang berkelimpahan sinar matahari sepanjang tahun adalah anugerah besar. Manfaatkan sinar matahari dari jendela kaca sebagai sumber penerangan.

8. Atur temperatur ruangan.
Sering sekali kita lihat seorang karyawan harus mengenakan jaket dalam ruangan ber-AC. Padahal tujuan dari AC adalah untuk mengatur suhu ruangan agar kondusif untuk bekerja, apalagi di negara tropis seperti Indonesia. Semakin rendah suhu ruangan, maka semakin besar energi yang dibutuhkannya. Atur suhu ruangan agar sesuai dengan kenyamanan kerja Anda karena suhu terlalu dingin ´toh juga membuat Anda tidak nyaman bekerja.

9. Gunakan transportasi umum.
Kurangi carbon foot print Anda dengan menggunakan alat transportasi umum. Memang perkembangan fasilitas transportasi di Indonesia masih belum bisa memenuhi level kenyamanan dan kepraktisan pemakainya, namun inilah salah satu cara hidup ramah lingkungan yang bisa Anda praktekkan.

10. Jika memungkinkan, work from home!
Tanyakan pada atasan Anda apakah memungkinkan bagi pelaju (commuter) seperti Anda bekerja dari rumah setidaknya 1 kali dalam seminggu. Metode ini mungkin belum lazim digunakan di Indonesia, namun di beberapa negara maju cara ini adalah salah satu cara untuk menghemat pemakaian listrik di kantor dan mengurangi carbon foot print bagi karyawan yang melaju (commute) setiap hari.

Konsistensi dalam menjalankan tips ini akan membawa perubahan yang mungkin hasilnya tidak akan dirasakan langsung oleh Anda atau oleh manajemen kantor Anda, tapi tetap merupakan usaha untuk menyelamatkan Bumi kita.

Sumber : KasKus