Tips Cara Merancang Kamar Mandi yang Ramah Lingkungan

8 Apr 2013
Tips Cara Merancang Kamar Mandi yang Ramah Lingkungan

Sebuah Tips - Berapa kali Anda memakai kamar mandi dalam sehari? Tentu lebih dari satu kali. Dan dampaknya, pemakaian energi dari ruangan ini lebih banyak dibanding ruangan lainnya di dalam rumah. Tapi ada langkah-langkah praktis yang bisa Anda lakukan untuk membuat kamar mandi Anda ramah lingkungan.

Lembap dan cahaya
Hati-hati terhadap produk yang mengandung zat VOC (Volatile Organic Compounds) yang bisa menghasilkan racun berbahaya. Zat ini biasanya terdapat pada lemari dapur, cat, dan bahan untuk mendempul. Apalagi bila udara di kamar mandi Anda lembap, zat ini berpotensial mengakibatkan kanker jika terhirup oleh Anda

Untuk menghilangkan bau dan kelembapan ini, pasanglah kipas angin di langit-langit kamar mandi Anda. Karena kelembapan bisa mempercepat pertumbuhan bakteri, juga bisa meningkatkan produksi zat VOC di kamar mandi. Anda bisa menyalakan kipas angin selama 20 menit setelah Anda selesai mandi agar udara di dalamnya kembali segar

Buatlah skylight di kamar mandi Anda untuk menambah cahaya alami dan mengurangi ketergantungan Anda pada listrik. Atau cara yang paling mudah adalah dengan dengan memasang jendela atau kaca di plafon.
Alternatif lain, Anda bisa mengganti bohlam kamar mandi dengan yang lebih hemat energi, misalnya dengan halogen bulbs atau menggunakan lampu kecil yang difokuskan ke daerah-daerah tertentu di dalam kamar mandi sehingga dapat membantu Anda beralih dari lampu utama dan akan menghemat energi.

Air dan lantai

Biasanya toilet menggunakan air dalam jumlah besar, seperti pembilasan kotoran ke dalam sistem air selokan. Tetapi sekarang sudah ada jenis toilet baru yang menggunakan sistem ramah lingkungan, yaitu low-flush toilet atau dual flush toilet yang menggunakan lebih sedikit air ketika membuang limbah.

Alat pemanas air adalah satu hal yang dapat digunakan dengan sedikit energi. Sebagian besar pemanas air memanaskan air dalam tangki selama dua puluh empat jam sehari. Membeli tangki pemanas air akan menghemat uang dan menghemat energi. Alat pemanas ini hanya akan memanaskan air bila diperlukan. Dan Anda tidak akan kehabisan air panas jika menggunakan tangki pemanas air.

Jika Anda memiliki anak-anak di rumah, maka Anda perlu memakai keran air yang ramah lingkungan yaitu keran air yang otomatis. Dengan keran ini, Anda tidak perlu khawatir lagi jika anak Anda lupa mematikan air. Keran air yang otomatis ini memiliki sumber daya sendiri yang menggunakan energi baterai.

Untuk lantai, sebaiknya terbuat dari ubin batu atau bahan linolium dan hindari bahan plastik. Selain akan membuat lantai kamar mandi Anda indah, ubin yang terbuat dari batu juga lebih tahan lama karena tidak mudah rusak. (kaskus/AleRiqwan)