Tips cara mengatasi stress di Kota

2 Jul 2011
Banyak penelitian menyebutkan kehidupan di kota lebih rentan membuat stres dibandingkan dengan hidup di desa.

Bahkan penelitian terakhir di Belanda menemukan Skizofrenia dua kali lebih sering terjadi di antara orang yang lahir dan dibesarkan di lingkungan perkotaan.

Jadi apa sebenarnya yang menyebabkan semua itu? Situs kesehatan menshealth menjelaskan ada setidaknya tiga penyebab utama hormon kortisol selalu meningkat bila hidup di kota.

Bising
Suara keras seperti klakson mobil tiba-tiba atau suara alat transportasi lain yang tak pernah berhenti di kota meningkatkan kadar hormon stres kortisol hingga 90 menit, jelas sebuah penelitian.

Tapi Anda bisa mengalahkan stres kebisingan kota ini dengan memicu tubuh Anda ke arah "respon relaksasi," jelas Herbert Benson, MD, Direktur Benson-Henry Institute for Mind Body Medicine di Harvard Medical School, AS.

Respon relaksasi ini bisa Anda lakukan dimana pun. Cukup bayangkan sebuah tempat yang membuat Anda merasa tenang. Misalnya bayangkan Anda sedang dipijat dan sangat rileks. Ini memiliki cara kerja yang sama dengan meditasi dan telah terbukti mengurangi stres dan kecemasan.

Tidak cukup ruang hijau
Penelitian dari University of Michigan menunjukkan bahwa narapidana di penjara lebih tenang dan hanya sedikir memerlukan perawatan medis ketika diberikan pemandangan luar. Dan hanya lima menit berjalan di luar ruangan secara signifikan dapat meningkatkan mood Anda, menurut para ilmuwan Inggris.

Saran Benson, luangkan waktu setiap hari untuk melihat alam, apakah itu sebuah kolam kecil atau taman kota. Bahkan menempatkan tanaman di meja kantor Anda dapat membantu. Seperti dilaporkan para peneliti di Kansas State University mereka menemukan bahwa pasien rumah sakit yang diberi tanaman di kamar mereka melaporkan penurunan tingkat rasa sakit dan kecemasan, dan memiliki tekanan darah rendah.

Perjalanan bolak-balik
Peneliti Cornell baru-baru ini membuktikan komuter kota yang telah dikenal selama puluhan tahun membuat perjalanan Anda lebih padat, panjang, dan tak terduga untuk bekerja, stres pun semakin Anda rasakan.

Benson merekomendasikan bersepeda atau berjalan untuk bekerja, meskipun hanya untuk sekali perjalanan. "Tingginya kegiatan atletik memicu respon relaksasi," kata Benson.

Dengan bersepeda atau berjalan Anda juga dapat menghindari beberapa ketidakpastian lalu lintas dan angkutan umum, apalagi penelitian menunjukkan latihan aerobik dapat meningkatkan mood Anda dan mengurangi stres.