Tampilkan postingan dengan label Bagaimana Untuk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bagaimana Untuk. Tampilkan semua postingan

Tips Meningkatkan Penjualan dengan 'Impulse buying' (Seller FJB Masuk!)

23 Jun 2013
Sebuah Tips - Ketika seorang calon pembeli berada di toko Anda, ada 2 alasan mengapa dia akhirnya membeli produk yang Anda jual. Yang pertama, karena dia memang sudah merencanakan untuk membeli produk tersebut. Mungkin dia sudah mencari informasi mengenai produk dari internet atau dengan bertanya ke temannya yang lebih berpengalaman. Setelah mendapat informasi produk secara lengkap, si calon konsumen datang ke toko dan membeli produk tersebut. Yang kedua, calon konsumen datang ke toko tanpa rencana mau membeli apa. Kemudian, dia melihat produk dengan harga diskon dan sangat tertarik dengannya. Jika si konsumen akhirnya membeli produk karena ingin memanfaatkan harga diskon, kejadian inilah yang disebut dengan 'impulse buying'.


'Impulse buying' adalah kondisi yang memicu terjadinya 'unplanned purchase' atau pembelian yang tidak direncanakan. Perilaku pembelian secara emosional ini sangat mungkin terjadi, karena sebagian besar konsumen melakukan pembelian karena pengaruh perasaan. Gerald Zaltman (dalam 'How Customers Think') mengatakan bahwa 95 persen keputusan pembelian suatu produk lebih didasarkan pada perasaan (feeling) dibandingkan pikiran (thought) yang hanya menempati porsi 5 persen.

Perilaku 'impulse buying', bisa terjadi dalam 3 kondisi:

1. Pure impulse buying, yaitu konsumen membeli produk setelah ia melihat produk yang dipajang di toko tanpa perencanaan sebelumnya. Produk tersebut biasanya dipajang secara mencolok di bagian yang mudah terlihat oleh pengunjung toko. Kemungkinan pure impulse buying semakin besar jika produk dijual dengan potongan harga atau diskon.

2. Reminder impulse buying, yaitu konsumen membeli produk yang dipajang di toko karena ia ingat pernah melihat iklan produk tersebut atau pernah mendengar cerita tentang produk tersebut dari orang lain.

3. Suggested impulse buying, yaitu konsumen membeli produk setelah membaca brosur atau leaflet yang menyertai produk. Pembelian juga bisa terjadi karena saran atau informasi produk yang disampaikan oleh karyawan toko atau SPG (Sales Promotion Girls)

Memanfaatkan perilaku 'impulse buying'

Bagi pemasar, perilaku impulse buying' merupakan sesuatu yang sangat menguntungkan. Konsumen yang tertarik secara emosional, biasanya tidak melibatkan rasionalitas dalam keputusan pembelian produk. Kadang, konsumen menggunakan alasan rasional hanya untuk membenarkan keputusannya itu. Secara sederhana, konsumen sebenarnya membeli berdasarkan keinginan, bukan kebutuhan.

Menurut ACNielsen, sebanyak 85% pembelian di pasar modern terjadi tanpa rencana. Hanya 15% sisanya yang "berdisiplin" untuk berbelanja sesuai dengan daftar belanjaan mereka. Keberadaan impulse buying adalah peluang bagi pemasar untuk memperkenalkan produk baru. Melalui komunikasi yang efektif di dalam toko dan program promosi, hal ini akan mempromosi. Hal ini akan mempengaruhi pilihan merek yang dibeli konsumen dan mendorong untuk belanja lebih banyak.

Tapi, satu hal yang perlu Anda cermati,'impulse buying' harus diimbangi dengan kualitas produk yang bagus. Biasanya, setelah membeli dengan 'impulse buying', konsumen akan memperhitungkan dengan cermat produk yang dia beli. Jika akhirnya produk tersebut tidak memenuhi harapan konsumen, maka hal tersebut bisa menciptakan kesan buruk dalam benak konsumen. Hal ini akan merugikan, karena konsumen tersebut tidak akan melakukan pembelian ulang di toko Anda. Jadi, bijaklah dalam memanfaatkan 'impulse buying' di toko Anda. (kaskus.co.id/reza.yanuarp)
Baca selengkapnya ...

7 Tips Manajemen Waktu

20 Jun 2013
Sebuah Tips - Banyak diantara kita yang seringkali mengeluh kesulitan memanajemen waktu. Mungkin karena begitu banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Atau juga mungkin disebabkan kurang disiplin, banyak menunda pekerjaan sehingga waktu terbuang percuma. Berikut ada 7 tips membentuk kebiasaan yang bisa mengefisienkan waktu :

7 Tips Manajemen Waktu

1. Buat jadwal kerja pasti. Misal pukul sekian memasak, pukul sekian mengantar anak, dst

2. Jika Anda tipe orang yang segar di malam hari, maka tundalah pekerjaan hingga sore atau malam. Namun jika Anda termasuk orang yang bugar di pagi hari, kerjakan semua pekerjaan sulit di pagi hari.

3. Sebelum memulai suatu pekerjaan, perkirakan dulu tingkat kesulitannya. Sehingga Anda dapat memperkirakan waktu menyelesaikannya. Usahakan menyelesaikan pekerjaan itu sesuai waktu yang telah Anda perkirakan

4. Segera siapkan peralatan yang Anda perlukan sebelum memulai tugas. Setelah selesai jangan bermalas atau mondar – mandir saja. Tapi bereskan segera peralatan Anda. Ini akan menghemat waktu Anda saat menbutuhkannya lagi lain waktu.

5. Kumpulkan pekerjaan yang sejenis. Misalnya : menulis surat, menelepon kolega dan klien. Buat daftar belanja Anda agar tidak perlu setiap kali pergi keluar hanya untuk membeli barang yang remeh.

6. Buat prioritas dan prosedur kerja untuk setiap tugas. Kerjakan pekerjaan mulai dari urutan yang paling mudah dan paling singkat waktunya

7. Buat komitmen pada jadwal dan target yang Anda buat sendiri. Paksa diri Anda jika merasa ogah – ogahan.
Waktu banyak dihamburkan karena kurangnya disiplin diri, tidak berani atau tidak bisa menolak sesuatu yang tidak begitu penting, memberi instruksi yang tidak jelas kepada orang lain dan bekerja dalam lingkungan yang tidak teratur. Efisienkan waktu Anda. Karena setiap detik yang berlalu takkan terulang lagi. (kaskus.co.id/hendriyulianto)
Baca selengkapnya ...

6 Tips Cara Agar Cepat Tidur Di Malam Hari

16 Jan 2013
6 Tips Cara Agar Cepat Tidur Di Malam Hari
Anak Kecil Tidur (hariantebangan.com)
Sebuah Tips - Ada beberapa orang yang sangat mudah tertidur di malam hari. Namun ada sebagian yang merasa kesulitan untuk tidur. Istilahnya dikenal dengan nama Insomnia. Apakah anda salah satunya?

Hmmh, susah tidur memang bukan penyakit berbahaya selama tidak terjadi setiap hari, karena semua orang pasti pernah mengalaminya. Penyebabnya bisa terjadi oleh banyak faktor, bisa stress, banyak minum cafein, dsb. Jika anda mengalami gangguan susah tidur. Silahkan coba tips berikut ini yang sudah terbukti bisa membuat seseorang tidur lebih cepat.

1. Merapikan tempat tidur
Cara ini bisa membantu memastikan Anda dapat segera tertidur dengan lelap. Sebuah studi baru mendapati bahwa orang-orang yang merapikan sendiri tempat tidurnya setiap hari cenderung akan meningkatkan peluang tidur nyenyak sebesar 19 persen. Mengganti seprai atau selimut dengan yang baru, dan tidur di atas kasur dan bantal yang nyaman juga membantu. Wangi seprai atau selimut yang baru dicuci akan membuat Anda menjadi rileks dan segera tertidur.

2. Mengatur suhu udara
Para pakar tentang tidur mengatakan bahwa suhu ideal untuk tidur adalah sekitar 18 derajat Celcius. Tubuh Anda membutuhkan sedikit penurunan suhu untuk mendorong Anda tidur. Namun, sesuaikan juga suhu di kamar ini dengan kenyamanan Anda agar tidak terlalu dingin. Terlalu dingin atau terlalu panas akan membuat Anda mudah terbangun.

3. Matikan gadget, ponsel, atau TV
Memang ada orang yang biasa menggunakan alunan musik atau suara-suara dari acara TV sebagai pengantar tidur. Namun bila Anda bukan termasuk golongan ini, dan Anda berkeras terus bermain Angry Birds atau menonton Junior Masterchef yang diputar-ulang di TV, lupakan saja impian untuk bisa segera tidur. Cahaya biru dari perangkat elektronik bisa memanipulasi tubuh untuk berpikir bahwa saat itu sudah pagi.

4. Membuat Catatan (jurnal)
Rutinitas harian Anda memengaruhi lelap-tidaknya Anda tidur. Membuat jurnal mengenai aktivitas Anda sepanjang hari bisa membantu Anda menghubungkan kedua hal tersebut, kata Stephanie Silberman, PhD, penulis buku The Insomnia Workbook. Setiap hari, catat berapa banyak kafein yang Anda konsumsi, kapan dan berapa lama Anda berolahraga, apa yang Anda makan, kapan Anda pergi tidur dan bangun, dan berapa lama Anda tidur. Bila terjadi gangguan tidur, tunjukkan jurnal Anda ini pada dokter sub-spesialis masalah tidur.

5. Berhentilah menatap jam dinding
Saat Anda susah tidur, atau terus terbangun sepanjang malam, yang Anda lakukan pertama kali pasti mengecek waktu. Menatap jam justru akan memicu Anda untuk bangun, demikian menurut Joyce Walsleben, PhD, profesor tamu di NYU School of Medicine. "Jam meningkatkan tingkat kewaspadaan Anda, dan mengacaukan waktu tidur Anda. Bila Anda butuh memasang alarm, jauhkan jam tersebut dari jangkauan Anda," katanya.

6. Kepalkan jari-jari kaki
Catherine Darley, ND, direktur Institute of Naturopathic Sleep Medicine di Seattle menyarankan, saat Anda mulai bersiap untuk tidur, cobalah teknik relaksasi progresif ini. Tekuk jari-jari kaki Anda dalam tujuh hitungan, kemudian lepaskan. Ulangi melalui masing-masing kelompok otot, dimulai dari jari-jari kaki hingga ke leher. (forum.indowebster.com/muchtarluthfi)
Baca selengkapnya ...

Cara agar mudah beradaptasi di Lingkungan Baru

10 Jul 2012
Cara agar mudah beradaptasi di Lingkungan Baru
Cara agar mudah beradaptasi di Lingkungan Baru (kaskus)
Sebuah Tips - Cara Agar Mudah Beradaptasi di Lingkungan Baru

1. Menata Persepsi Kita Tentang Lingkungan Baru Kita
Untuk menghindari persepsi yang salah, sebelumnya kita harus membekali diri dengan informasi yang benar dan terpercaya tentang lingkungan baru tersebut. Misal kita akan masuk ke suatu universitas di luar kota, maka ada baiknya kita tanya kepada para alumni SMA yang berkuliah di universitas tersebut. Dengan demikian, sedikit banyak kita tahu dan mempunyai gambaran dengan lingkungan baru. Bagaimanapun, akan lebih nyaman berada di lingkungan baru yang kita sudah tahu daripada sibuk menerka dan menjadikan lingkungan baru tersebut sebagai misteri.

Lalu bagaimana jika informasi yang kita dapatkan tidak sesuai dengan keinginan kita? Misal kita akan pindah ke suatu kota dan ternyata kita mendapati bahwa kota tersebut masih sangat kolot, sehingga tabu bagi wanita keluar malam. Mungkin cara terbaik yang bisa kita lakukan adalah berusaha memahami alasan budaya itu. Dengan memahami, maka kita tidak akan menolak mentah-mentah dan membenci lingkungan baru, meskipun beberapa hal di dalamnya kita tidak suka.

2. Menata Diri
Persiapkan diri menghadapi lingkungan baru tersebut. Secara fisik, jika lingkungan baru kita membutuhkan persiapan ekstra, maka persiapkan fisik kita. Jika lingkungan baru kita sangat menghargai intelektualitas, persiapkan juga itu. Atau jika lingkungan baru kita sangat religius, maka ada baiknya kita memilah kembali baju yang akan kita kenakan di sana, agar lebih sesuai.

3. Persiapkan Mental
Intinya adalah kita menanamkan kepada diri bahwa kita adalah orang baru yang harus berlaku baik agar diterima. Janganlah segan menyapa. Jangan pula takut bertanya. Misal kita canggung berbasa-basi, cukup tersenyum, simpel, dan menggunakan bahasa universal. Pertanyaan ringan seperti menanyakan waktu, arah, dan pertanyaan lain merupakan pengantar yang tepat menuju sebuah obrolan. Jangan merasa rendah diri, ingatlah jika kita memiliki kelebihan yg tidak dimiliki orang lain, begitupula orang lain memiliki kekurangan yg tidak kita ketahui, jadi bisa saja rasa memiliki kekurangan juga dirasakan oleh orang2 yg akan kita kenali tsb.

4. Mulailah Beradaptasi
Sebagus apapun persiapan yang kita lakukan, tetaplah kita harus beradaptasi dengan lingkungan. Bahkan ketika kita sudah masuk ke dalam lingkungan tersebut, adaptasi mutlak tetap dilakukan. Jangan lupa, lingkungan terus berubah, maka ikutlah berubah agar tidak terkena seleksi alam. Janganlah takut ditolak karena tantangan akan selalu ada di setiap lingkungan yang akan kita masuki. So, masuk lingkungan baru, siapa takut?

5. Rajin-rajinlah Memulai Pembicaraan
Rajin2lah menyapa atau mengobrol dengan teman2 baru kita. Dengan membuka pembicaraan terlebih dahulu berarti kita sedang menunjukkan bahwa adalah pribadi yg hangat & terbuka terhadap lingkungan baru. Yang pasti kita harus jadi orang yg murah senyum & senang menyapa orang2 di sekitar lingkungan baru kita.

6. Hargailah Budaya & Aturan di Lingkungan Baru
Percayalah, jika kita memasuki suatu lingkungan, pastilah kita berhadapan dengan peraturan. Sebebas-bebasnya suatu lingkungan, pastilah ada aturannya. Peraturan ini mutlak diperlukan agar kehidupan dalam lingkungan tersebut berjalan teratur. Oleh karena itu, kita harus bisa mengikuti peraturan yang ada di lingkungan baru tersebut. Baik peraturan yang sifatnya tertulis, maupun peraturan tidak tertulis tapi bersifat mengikat. Pada awalnya mungkin kita akan merasa canggung. Namun begitu, kita harus tetap mengikuti budaya dan aturan yang diterapkan di lingkungan yang baru itu. Misalnya, jangan melanggar jika ada kewajiban mengenakan seragam kantor.Jangan coba-coba melanggar peraturan dengan alasan masih baru. Orang2 lama di lingkungan baru kita pasti akan tahu mana kesalahan yang sengaja atau hanya sekadar dibuat-buat.

7. Open Mind
Ingat, kita ini orang baru. So, kita masih sangat banyak membutuhkan bantuan dan belajar dari para senior di lingkungan baru. Misalnya, kita dapatkan pekerjaan sesuai dengan disiplin ilmu yang kita tempuh di kampus, bukan berarti kita lantas bersikap “sok jagoan”. Pengalaman dari para senior akan sangat bermanfaat untuk kita dalam lingkungan baru itu. Janganlah menutup diri. Terimalah kritikan orang lain. Jika kita bekerja sebagai tim, cobalah untuk meraih kepercayaan di dalam tim. Dan akan lebih baik lagi bila kita langsung mendapat kepercayaan untuk bertanggung jawab terhadap tugas tim. Kita akan banyak belajar.

8. Jangan Malu Bertanya
Segeralah bertanya bila ada sesuatu yang sekiranya kita rasa masih kurang jelas. Bertanya tidak harus pada orang yang lebih tua. Kita bisa bertanya kepada orang2 yang sudah cukup berpengalaman di sekitar kita. Setidaknya, untuk urusan teknis orang itu lebih berpengalaman daripada kita. Selain itu, jika lingkungan baru kita adalah lingkungan kerja, kita bisa juga bertanya kepada atasan langsung atau rekan satu level.

9. Keingintahuan
Kuriositas akan membuat kita bersemangat dalam bekerja. Bila dari awal saja kita sudah tidak memiliki rasa ingin tahu terhadap bidang pekerjaan, bukan tidak mungkin kita pun akan malas untuk mengerjakan apa pun. Kuriositas akan memotivasi kita untuk mengeksplorasi kemampuan kita lebih dalam.


10. Mintalah Penilaian dari Orang-orang di Sekitar Kita
Cobalah minta penilaian terhadap apa yang sudah kita lakukan. Baik dan buruknya mesti kita terima, sehingga kita bisa meningkatkan kualitas diri kita di lingungan baru. Tapi sikap dan cara demikian bukanlah jaminan bahwa kita akan begitu saja lolos beradaptasi di lingkungan baru kita. Bila ada kesalahan dalam cara beradaptasi kita, diskusikanlah dengan orang lain untuk mendapatkan solusinya.
Sumber: kaskus.us - Sebuah Tips
Baca selengkapnya ...

Bagaimana caranya memperbaiki kipas angin yang tidak berputar/rusak

13 Mei 2012
Bagaimana caranya memperbaiki kipas angin yang tidak berputar/rusak
Gambar dan Foto Kipas Angin
Sebuah Tips - Artikel ini adalah kiriman dari teman kang Eko yg ada di Jakarta sana. Namanya bang Riko, Alhamdulillah bang Riko mau menyumbangkan ilmunya di blog kang Eko ini. Kali ini yg akan dibahas bang Riko adalah tentang cara servis kipas angin yang tidak mau muter. Berikut ulasan dari bang Riko....

Setelah mendapatkan servisan kipas angin minggu lalu, bang Riko mencoba berbagi ilmu diblognya kang Eko ini. Jika anda menjumpai kipas angin yang ngga bisa muter dan bahkan hanya berdengung / bergetar saja. Ngga usah buru2 membuangnya. Karena masih mungkin bisa anda perbaiki sendiri.

Sebenarnya kerusakan ini timbul dikarenakan oleh laher/bearing yang sudah aus. Sehingga mengakibatkan as kipas menyentuh liner kern.

Cara Service Kipas Angin yang Tidak Berputar dan Berdengung :
1. Bongkar kerangka kipas angin beserta baling balingnya. Serta buka baut yang mengikat kerangka gulungan/spul kipasangin secara perlahan dan hati2 jangan sampai kabel penghubung dengan gulungan terputus, karena akibatnya bisa fatal bila anda tidak bisa menemukan / menyambung kembali kabel yang putus.
Bentuk Kipas Saat Baling-Baling diLepas Bentuk Kipas Saat Baling-Baling diLepas
Bentuk Kipas Saat Baling-Baling diLepas
As Kipas Mentok
2. Lepaskan bearing dari rumahnya, dan coba perhatikan apakah benar telah terjadi ke-ausan pada liner bearing tersebut jika benar, berarti bearing harus diganti. bearing ini banyak dijumpai di pasaran dan harganya pun relatif murah.





3. Setelah bearing diganti, sebelum kita menutup kembali (merakit kipas) tidak ada salahnya jika kita bersihkan semua kotoran yang menempel, caranya dengan menggunakan tiner atau bensin tapi jangan lupa sebelum dirakit harus kering dari bensin atau tiner. Yang paling utama adalah Bersihkan as kipas angin dengan kain yang bersih, kemudian berikan sedikit baby oil atau paslin (jangan terlalu banyak dan hanya asnya saja) yang terpenting permukaan as yang berhubungan langsung dengan laher/bearing terlumasi.

4. Setelah semuanya bersih dan dirangkai, kipas siap di coba.. hasilnya huftttttttt dingin bos..

Selamat mencoba semoga berhasil ya.. (ekohasan.blogspot.com)
Sebuah Tips - Bagaimana caranya memperbaiki kipas angin yang rusak atau tidak berputar
Baca selengkapnya ...