Tampilkan postingan dengan label Belanja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Belanja. Tampilkan semua postingan

Bagi Agan yang Udah Punya Anak, Nih Tips Biar Anaknya Bisa Hemat Saat Belanja

25 Sep 2014
Dengan mengajari anak untuk hemat belanja, maka agan bisa mengajari anak untuk tidak boros dan menghambur-hamburkan uang untuk hal-hal yang tidak perlu. Mereka juga bisa belajar untuk mengatur keuangannya.
Tanpa berpanjang-panjang lagi, nih dia tipsnya ngajarin anak agar hemat saat belanja:

Siapkan Daftar Belanja
Sebelum berbelanja, sebaiknya agan menuliskan daftar barang yang diperlukan. Membuat daftar belanja akan membuat anak tidak sembarangan membeli dan juga mengatur pengeluarannya.

Menyiapkan Dana

Setelah menyiapkan daftar belanja, maka yang harus agan lakukan adalah menyiapkan dana yang dibutuhkan untuk membeli belanjaan. Katakan padanya untuk berhati-hati menggunakan uangnya saat belanja karena tidak mudah untuk mendapatkan uang. Katakan juga padanya untuk mendahulukan kebutuhan pokok baru kemudian menabung untuk membeli barang yang diinginkan.

Gunakan Uang Tunai
Ketika Anda mengajari anak untuk belanja, gunakan uang tunai, bukan kartu kredit atau kartu debit karena mereka belum terlalu tahu mekanisme kartu tersebut.

Belajar Membandingkan Harga
Ajarkan juga pada anak untuk membuat perbandingan harga barang yang akan dibelinya. Beberapa toko akan memiliki daftar harga pada setiap harganya. Dengan begitu, anak bisa membuat perbandingan harga antara merk yang satu dengan merek yang lainnya. Agan juga bisa mulai mengajarinya untuk belanja online agar dia bisa belajar membandingkan harga dari toko yang satu dengan toko lainnya.

Membandingkan Kualitas

Setelah anak belajar membandingkan harga, ajarkan juga kepadanya untuk membandingkan kualitas barang. Agan perlu mengajarkan tentang ketahanan dan kualitas dari produk tersebut. Katakan pada mereka untuk memilih merek-merek yang kualitasnya sudah terbukti. Ada barang-barang yang murah namun cepat rusak tapi ada juga yang tahan lama. Dengan begitu, anak bisa mendapatkan barang yang dengan kualitas bagus namun terjangkau. (abrahamtetra@kaskus)
Baca selengkapnya ...

Tips Membeli Barang Bekas

17 Agu 2013
Sebuah Tips - Membeli barang bekas memang sangat menggoda. Tak lain karena harganya yang biasanya jauh lebih murah ketimbang membeli baru, sehingga uang selisihnya bisa digunakan untuk keperluan lain. Atau, kadang-kadang barang yang Anda inginkan sudah tidak dijual di pasaran.

Tips Membeli Barang Bekas
Jual Beli Barang Bekas
Tetapi membeli barang bekas juga pasti punya risiko. Bukan tak mungkin, bisa jadi total uang yang Anda keluarkan mendekati harga baru. Bahkan ada, lho, barang bekas yang kalau Anda beli malah berimplikasi bahaya.

Jadi, sebelum membeli, cari tahu dahulu barang bekas apa yang sebaiknya tidak agan beli.

Laptop. Ini mungkin salah satu barang bekas yang paling populer dibeli orang. Apalagi bagi para mahasiswa dan first jobber – orang yang baru bekerja pertama kali, yang ingin memiliki perangkat komputer untuk keperluan kuliah dan bekerja, namun tidak mampu membeli yang baru. Padahal laptop adalah benda yang terkenal sering “disiksa” dan menyebabkan masalah, karena sifat portabilitasnya. Kondisi layar mungkin dapat Anda langsung nilai, tetapi bagaimana dengan baterai, kondisi hard disk – terutama laptop yang diberi embel-embel refurbished. Lalu soal virus, malware dan spyware, yang bisa jadi sengaja ditanam untuk memata-matai siapapun yang membeli laptop bekas tersebut. Tahu-tahu, saat Anda bertransaksi online, rekening Anda dijebol. Tabung uang Anda dan belikan setidaknya netbook, yang walaupun dari spesifikasinya masih di bawah laptop, setidaknya itu adalah barang baru.

Kasur dan tempat tidur. Untuk yang satu ini, tampaknya alasan kesehatan harusnya lebih kuat daripada alasan berhemat. Memangnya Anda mau terpapar bakteri, kutu dan tungau dari orang lain, sang pemilik kasur sebelumnya? Kenyataannya, kasur anyar pun sesungguhnya punya usia pakai, yaitu antara 8-10 tahun. Jadi, membeli kasur bekas, selain usianya sudah tak layak pakai, alasan kesehatan seharusnya membuat Anda mampu berpikir jernih.

Blender. Blender yang baik harus memiliki mata pisau yang sangat tajam. Blender bekas? Tentu syarat tersebut tdiak terpenuhi. Belum lagi kalau bagian-bagian yang terbuat dari logam ternyata sudah berkarat, serta bakteri berbahaya yang bersembunyi di sela-sela blender. Lebih baik membeli blender baru yang murah – dan bukan dari produsen merek terkenal, ketimbang membeli blender bekas.

Tempat tidur bayi dan perabotan anak. Memiliki bayi tentu berimplikasi langsung kepada pengeluaran Anda dan keluarga. Itu sebabnya membeli perabotan rumah tangga untuk bayi dan anak-anak sangatlah menggoda. Tetapi, demi keselamatan putra-putri Anda, ada beberapa barang yang sebaiknya Anda beli dalam kondisi baru. Hal itu termasuk tempat tidur bayi, stroller dan car seat. Mengapa? Anda pernah melihat bayi atau anak kecil makan? Pasti berantakan, bukan? Nah, kalau barang bekas, tahukah Anda seberapa sering perabotan-perabotan itu dibersihkan? Dan seberapa higienis cara membersihkannya? (Antono Purnomo) (kaskus.co.id/sfsiddiq)
Baca selengkapnya ...

7 Tips Jitu Sebelum Membeli HH Android

20 Jul 2013
Sebuah Tips - Berawal dari pengalaman pribadi, dimana ane dulu mau beli HH android pertama x. setelah bertahun2 setia sama Symbian
7 Tips Jitu Sebelum Membeli HH Android
Sama seperti agan lainnya, yang pertama kali mau make HH dengan OS Android, ane juga linglung,bingung dulu milih HH yang sesuai dihati. Apalagi yang sesuai sama budget isi kantong

Nah karena itu, dulu ane nanya sama sesepuh yang duluan make Android, dan ane dapat banyak saran dan pengalaman yang akan ane share. So, these are some advice for you:

Tips beli Android: 
1. Pahami dulu tujuan beli HH
Kalau ente mau eksplorasi HH, belajar tentang android ,ngoprek2 ada baiknya agan beli yang spek nya cukup untuk di develop, open source, dsb. Kaya mediatek yang lg hits sekarang,hehe

Kalau mau menunjang style, otomatis pilihan jatuh ke HH yang branded  modelnya pasti bagus2 gan, ga kaya HH local yang . . . . .

2. Pahami isi kantong
Kalau agan emang punya banyak duit ga ada salahnya agan beli HH dengan spek tinggi dan branded pula
Kalau uang terbatas, jangan malas googling liat HH sesuai keinginan, murah meriah istilahnya
Jangan malu make HH local, sekarang lagi trend kok. Tuh liat Mediatek, Sony Xperia C aja ikutan make Mediatek chips di dalamnya.hehe
Jangan maksa orangtua beli HH branded,kasian ortu ente
Jangan berbuat criminal demi sebatang HH
Jangan mencuri, menjual barang haram demi HH, aplagi jual paha, dada, dsb

3. Jangan tergoda Merek HH dan Promo yang beredar
Persaingan HH yang branded gini menuntut produsen ngasih banyak promo2 yang keliatan bernilai tinggi banget. Padahal promo yang dikasih di dalamnya itu barang gudang. Ky beli tab harga 1 juta, gratis E-Book majalah senilah 500 ribu?? AMAZING!! Padahal mah e-booknya itu stok lama,kita jg bisa donlot di mbah google kok

Merek? Ya otomatis ada duit ada barang, ente jangan protes kalau harus ngeluarin duit banyak demi 1 HH yang komplit. Style bagus, kinerja juga bagus

4. Jangan keburu-buru beli HH
Nah ini yang slalu ane terrapin tiap mau beli gadget. Perkembangan teknologi yang kian pesat, bikin kita jadi konsumtif. Ada baiknya kita lihat pergerakan pasar Android. Tungguin aja HH yang lumayan komplit dan sesuai dengan harga

Makin keras kompetisi di dunia teknologi makin banyak juga fitur2 yang ditanamkan di HH. Liat keunggulan HH inceran kamu yang unggul, yang mungkin bakal tetep exis di kemudian hari, missal HH agan bisa USB OTG sedangkan HH lainnya beli belum bisa. Itu namanya unggul. Otomatis kemudian hari pasti pabrik smartphone lainnya bkin juga Smartphone yg bisa OTG, keuntungan buat agan?? 1.Ga usah beli HH lg (ga konsumtif kan?) 2. HH agan masih tetep exis, ga kalah kece

5. Jangan malas Googling
Googling is the best way to gain some experience now. Agan bisa cari informasi mengenai perkembangan gadget inceran agan. Mau tablet kek, kamera kek, smartphone kek. Agan bisa cek missal di tabloidpulsa, gsmarena, gopego, dan semacamnya

6. Cek Service Center sekitaran Agan!
Produsen/Pabrikan yang baik pasti menyediakan servis centre yang lengkap, terjamin, dekat dengan konsumennya
Jangan sampe agan beli HH muaaaahaaaaaaaaal,,, HH impwoorrr dari luar negereeeh, eh tapi ntar pas rusak ga tau nyervis kemana??waduh!

7. Cek forum nya, terutama KASKUS 
Yang terakhir absoulutely cek forum-forum yang membahas tentang HH anda. Sehingga kalau kamu susah, kamu ada problem tentang HH kamu bisa nanya ke temen di forum
Atau bahkan kalau ada kabar terbaru tentang HH kamu, missal aksesoris, custom ROM (OS), trick, game and apps,dan semacamnya, HH ente ga KUDET!! (kaskus.co.id/shophomore)
Baca selengkapnya ...

6 Tips agar Transit di Bandara Tidak Membosankan

16 Jul 2013
6 Tips agar Transit di Bandara Tidak Membosankan

Sebuah Tips - Apa yang harus dilakukan kalau transit sampai 12 jam? Tengah malam pula. Membayangkannya saja sudah membosankan dan mengesalkan. Kalau di negara ASEAN, bisa keluar bandara karena bebas visa, kalau negara yang harus pakai visa? Kalau 12 jam mungkin bisa keluar bandara, kalau 6 jam adalah waktu yang nanggung. Mau keluar bandara terlalu mepet, di bandara saja juga membosankan tentunya.
Berikut beberapa kegiatan yang bisa dilakukan saat transit lama di bandara.

1. Belanja
Bandara biasa menawarkan barang dengan harga lebih murah di toko duty free atau bebas pajak. Kalau tidak belanja, toko–toko di bandara bisa membuat mata lebih segar sekadar window shopping atau cuci mata sehabis bosan di atas pesawat.

Kadang belanja di bandara transit membuat penumpang buta mata, apalagi belanja suvenir. Harus diperhatikan bujetnya, jangan sampai uangnya tersedot banyak hanya untuk belanja di bandara. Perhitungkan juga, jangan sampai terlalu banyak barang belanjaan hingga menyusahkan kita menentengnya saat jalan nanti.

2. Makan dan minum
Transit di bandara adalah kesempatan bagus untuk mencicipi makanan dan minuman khas lokal. Pastinya, banyak pilihan tempat menjajakan makanan dan minuman khas lokal di bandara walau biasanya agak mahal, tapi kadang uang yang dikeluarkan tidak seberapa dibanding dengan pengalamannya.

3. "Gadget"
Free Wi-Fi spot yang banyak di sudut–sudut bandara adalah cara paling murah meriah saat transit, istirahat sambil berselancar di dunia maya. Bisa chatting, skype, atau sekadar unggah status di jaring sosial. Cari permainan online menarik, mendengarkan musik, dan menonton film melalui internet.

4. Baca
Membaca saat transit adalah pilihan favorit para penumpang pada umumnya. Disarankan bacalah buku yang ringan, seperti novel, komik, majalah, atau koran. Jangan baca bacaan yang berat. Kasihanilah tubuh kita, perjalanannya sendiri sudah melelahkan, apalagi sampai harus ditambah bacaan yang berat.

5. Menikmati fasilitas bandar udara
Cari tahu fasilitas apa saja yang ada di bandara transit, maksimalkan fasilitasnya, apalagi yang gratis. Di bandara–bandara besar di negara maju, biasanya banyak menyediakan taman, kursi tidur, Wi-Fi gratis, kursi pijat, sampai perpustakaan. Transit lama pun menjadi tidak membosankan lagi.

Agar tidak lupa saat menikmati fasilitas di bandara, pasang alarm di gadget atau jam tangan. Jangan sampai, keasyikan jalan–jalan dalam bandara yang luas, atau bahkan tidur atau ketiduran, membuat kita telat ke gate selanjutnya. Ingat baik–baik nomor dan posisi gate keberangkatan selanjutnya. Di bandara besar seperti di Hongkong, Dubai, atau Singapura misalnya, karena banyak gate-nya, kadang membuat para penumpang kesulitan untuk menemukannya.

6. Jalan–jalan keliling kota
Ada beberapa negara yang memperbolehkan tiket transit untuk keluar bandara walaupun negara asalnya tidak bebas visa, misalnya Korea Selatan. Kita cukup menunjukkan tiket transit ke petugas imigrasinya. Bandara juga memberikan layanan tur kota Seoul bagi pemegang tiket transit. Taiwan juga memperbolehkan pemegang visa Amerika Serikat untuk bisa mengunjungi negaranya, termasuk saat transit. Jika transit di negara ASEAN, kita bisa bebas keluar bandara karena bebas visa.
Penting diperhitungkan adalah waktu transit. Pastikan jalan–jalan ke kotanya tidak membuat telat kembali ke bandara. Perhatikan tingkat kemacetan dan transportasi tercepat antara bandara dan kota.(kaskus.co.id/jerseystar)
Baca selengkapnya ...

Tips Meningkatkan Penjualan dengan 'Impulse buying' (Seller FJB Masuk!)

23 Jun 2013
Sebuah Tips - Ketika seorang calon pembeli berada di toko Anda, ada 2 alasan mengapa dia akhirnya membeli produk yang Anda jual. Yang pertama, karena dia memang sudah merencanakan untuk membeli produk tersebut. Mungkin dia sudah mencari informasi mengenai produk dari internet atau dengan bertanya ke temannya yang lebih berpengalaman. Setelah mendapat informasi produk secara lengkap, si calon konsumen datang ke toko dan membeli produk tersebut. Yang kedua, calon konsumen datang ke toko tanpa rencana mau membeli apa. Kemudian, dia melihat produk dengan harga diskon dan sangat tertarik dengannya. Jika si konsumen akhirnya membeli produk karena ingin memanfaatkan harga diskon, kejadian inilah yang disebut dengan 'impulse buying'.


'Impulse buying' adalah kondisi yang memicu terjadinya 'unplanned purchase' atau pembelian yang tidak direncanakan. Perilaku pembelian secara emosional ini sangat mungkin terjadi, karena sebagian besar konsumen melakukan pembelian karena pengaruh perasaan. Gerald Zaltman (dalam 'How Customers Think') mengatakan bahwa 95 persen keputusan pembelian suatu produk lebih didasarkan pada perasaan (feeling) dibandingkan pikiran (thought) yang hanya menempati porsi 5 persen.

Perilaku 'impulse buying', bisa terjadi dalam 3 kondisi:

1. Pure impulse buying, yaitu konsumen membeli produk setelah ia melihat produk yang dipajang di toko tanpa perencanaan sebelumnya. Produk tersebut biasanya dipajang secara mencolok di bagian yang mudah terlihat oleh pengunjung toko. Kemungkinan pure impulse buying semakin besar jika produk dijual dengan potongan harga atau diskon.

2. Reminder impulse buying, yaitu konsumen membeli produk yang dipajang di toko karena ia ingat pernah melihat iklan produk tersebut atau pernah mendengar cerita tentang produk tersebut dari orang lain.

3. Suggested impulse buying, yaitu konsumen membeli produk setelah membaca brosur atau leaflet yang menyertai produk. Pembelian juga bisa terjadi karena saran atau informasi produk yang disampaikan oleh karyawan toko atau SPG (Sales Promotion Girls)

Memanfaatkan perilaku 'impulse buying'

Bagi pemasar, perilaku impulse buying' merupakan sesuatu yang sangat menguntungkan. Konsumen yang tertarik secara emosional, biasanya tidak melibatkan rasionalitas dalam keputusan pembelian produk. Kadang, konsumen menggunakan alasan rasional hanya untuk membenarkan keputusannya itu. Secara sederhana, konsumen sebenarnya membeli berdasarkan keinginan, bukan kebutuhan.

Menurut ACNielsen, sebanyak 85% pembelian di pasar modern terjadi tanpa rencana. Hanya 15% sisanya yang "berdisiplin" untuk berbelanja sesuai dengan daftar belanjaan mereka. Keberadaan impulse buying adalah peluang bagi pemasar untuk memperkenalkan produk baru. Melalui komunikasi yang efektif di dalam toko dan program promosi, hal ini akan mempromosi. Hal ini akan mempengaruhi pilihan merek yang dibeli konsumen dan mendorong untuk belanja lebih banyak.

Tapi, satu hal yang perlu Anda cermati,'impulse buying' harus diimbangi dengan kualitas produk yang bagus. Biasanya, setelah membeli dengan 'impulse buying', konsumen akan memperhitungkan dengan cermat produk yang dia beli. Jika akhirnya produk tersebut tidak memenuhi harapan konsumen, maka hal tersebut bisa menciptakan kesan buruk dalam benak konsumen. Hal ini akan merugikan, karena konsumen tersebut tidak akan melakukan pembelian ulang di toko Anda. Jadi, bijaklah dalam memanfaatkan 'impulse buying' di toko Anda. (kaskus.co.id/reza.yanuarp)
Baca selengkapnya ...

6 Tips yang Perlu diperhatikan sebelum membeli UPS

26 Jan 2013
Sebuah Tips - Kalo milih UPS, ada spesifikasi yang bisa dibaca di box / manual / website nya. Di sini cuma dibahas beberapa spesifikasi yang penting untuk diperhatikan.

1. UPS Type / Topology
Jenis UPS ini yang paling penting. Intinya: ONLINE atau OFFLINE? Biasanya, kualitas inverter di Online UPS secara umum lebih baik daripada di Offline UPS. Hal ini karena diasumsikan inverter di Offline UPS hanya berfungsi kadang - kadang dan dalam waktu yang relatif singkat. Jadi kalo kualitasnya gak persis ama listrik PLN ya dianggap gak terlalu berisiko merusak PC. Beda dengan Online UPS yang inverternya bekerja terus - menerus, jadi kualitas outputnya harus bener - bener bagus.

2. Load Rating (Capacity & Run Time)
Kapasitas UPS tinggal disesuaikan dengan kebutuhan. Mau dipake berapa PC? Total daya berapa Watt? Yang harus diingat, kapasitas UPS (juga perhitungan beban) ini bisa dinyatakan sebagai Apparent Power, bisa juga sebagai True Power.

True Power = Power Factor x Apparent Power

Biasanya Apparent Power dinyatakan dalam satuan VA (Volt-Ampere), sedangkan True Power biasa dinyatakan dalam satuan Watt. Jadi ada UPS yang nulis spec Maximum Load-nya 600VA (480 Watt). Artinya Apparent Power = 600VA, True Power = 480Watt, Power Factor = 0,8. Kalo di spec UPS cuma ada Apparent Power (pake satuan VA), untuk amannya ambil Power Factor (faktor daya) = 0,6.

UPS yang bagus biasanya dia punya tabel / gambar Run Time seperti ini.
Tabel 1 : Run Time Chart

Artinya, kalo PLN mati pas baterai UPS nya penuh (100%), trus dipasang beban 600VA, UPS bisa menyediakan listrik selama 5,8 menit. Kalo bebannya 300VA, bisa nyala 14 menit. Yang pasti UPS gak akan bisa menyediakan listrik di atas beban maksimumnya. Kalo dari tabel di atas, bukan berarti UPS itu bisa nyala 3 menitan kalo bebannya 800VA, tapi malah gak nyala samasekali.
Sebagian UPS mungkin gak menyediakan Run Time Chart seperti itu, tapi menyebutkan Typical Run Time at Full Load dan Typical Run Time at Half Load.

3. Output Voltage & Frequency
Udah tau khan? Yang pasti harus sama dengan standar tegangan listrik untuk PC (di kita 220 volt, 50 Hz).

4. Electrical Waveform Output
Nah, ini yang sering kurang diperhatikan. Bentuk gelombang yang ideal untuk arus bolak - balik (AC) adalah Sinusoidal (Sinewave). Bentuk gelombang yang paling jelek adalah Squarewave. Tapi sampai saat ini belum ada Inverter murah yang bisa menghasilkan Sinewave Output.

Untuk menekan harga UPS biasanya pada Offline UPS digunakan Inverter yang menghasilkan Modified Squarewave. Bentuk gelombangnya dibuat mendekati (mirip) Sinewave. Ada yang menyebutnya "Stepped approximation to a sinewave", "Pulse-width modified squarewave", "Modified stepwave", atau "Modified sinewave".

Gambar 5 : Electrical Waveform Type

Sekali lagi, karena diasumsikan inverter di Offline UPS hanya berfungsi kadang - kadang dan dalam waktu yang relatif singkat, bentuk gelombang yang bukan sinusoidal itu dianggap cukup aman untuk PC.

Cara gampang untuk ngetes bentuk gelombang output UPS adalah pasang lampu TL di UPS, trus cabut kabel power UPS nya dari stop kontak. Kalo lampunya kedip - kedip atau berdengung, itu tanda bentuk gelombangnya bukan sinusoidal. Tapi itu tergantung kualitas ballast & lampunya juga sih. Kalo mau pasti ya dites pake alat yang namanya oscilloscope.

Untuk ONLINE UPS udah hampir pasti menghasilkan bentuk gelombang sinusoidal karena Inverternya bekerja terus menerus. Karena itu harga ONLINE UPS gak ada yang murah.

Btw saya belum pernah tau ada Offline UPS yang outputnya True Sinewave yang harganya di bawah Rp 2 juta (kurs Rp 9000/US$), bahkan untuk kapasitas cuma 500-750VA.

5. Transfer Time
Yang ini udah disinggung di atas tadi, cuma ada di Offline UPS. Yang penting angkanya lebih kecil daripada Hold Time nya PSU yang dipake.

6. Power Conditioning
Ini adalah kemampuan UPS untuk "memuluskan" aliran listrik dari main power sebelum diteruskan ke beban (PC). Ini terutama untuk OFFLINE UPS. Yang paling mendasar adalah Voltage Regulation (untuk mengatasi noise). Hampir semua Offline UPS sekarang udah built-in AVR (Automatic Voltage Regulator). Tapi ya seperti yang sudah disebutkan di atas, AVR yang ada di dalam UPS juga macem - macem kelasnya. UPS yang bagus biasanya bisa diatur tingkat sensitivitas dari AVR nya.

Fitur berikutnya yang ditambahkan biasanya adalah Surge Suppression (untuk mengatasi surge / spike).

Untuk ONLINE UPS, kualitas output samasekali lepas dari kualitas input (dalam kondisi beroperasi normal). Jadi untuk Online UPS, fitur Power Conditioning gak terlalu penting kecuali kalo di-bypass (gak pake baterai). Yang lebih penting adalah Output Voltage Regulation, karena kualitas keluaran baterai bisa berubah sesuai umur baterai.

Perlu diingat, sebagian besar penyebab masalah (hardware) pada komputer berhubungan dengan aliran listrik. Jadi, kalo mau bandingin UPS, yang penting bukan pertanyaan "UPS Anda bisa nyala berapa menit?"
Karena mau nyala berapa menit pake berapa komputer itu bisa dihitung (UPS sizing). Walopun kadang spec UPS ada yang bo'ong juga sih.

Yang penting adalah pertanyaan "Apakah UPS Anda sudah pernah gagal ?" (dalam arti komputer tetep mati / restart) ditambah pertanyaan :
- "Seberapa parah aliran listrik di tempat Anda?"
- "Berapa jam UPS & komputer Anda nyala setiap hari?"
- "Seberapa sering alarm UPS Anda bunyi?"
- "Udah berapa lama UPS itu Anda pake?"
dan yang gak kalah penting : "Komputer Anda pake PSU apa?"

Gak aneh kalo si A bilang dia pake UPS anu tapi komputer tetep mati / restart pas PLN mati, sedangkan si B pake UPS yang sama tapi gak merasa ada masalah. Yang bikin beda adalah kualitas aliran listrik di masing - masing lokasi.
Sebagai gambaran, kualitas listrik PLN di kantor Anda biasanya termasuk paling baik kalau kantor Anda ada di daerah perkotaan, pakai trafo sendiri (tiga fasa, daya terpasang di atas 200 KVA). Sedikit di bawahnya adalah yang tiga fasa tapi trafonya dipake rame - rame (daya terpasang 23 - 200 KVA). Di bawahnya lagi adalah yang instalasi PLN nya satu fasa (daya terpasang di bawah 23 KVA) tapi masih di daerah perkotaan. Yang paling parah kalo rumah Anda jauh dari kota, jauh dari jaringan tiga fasanya PLN. Masih mending kalo rumah Anda yang pertama narik kabel dari trafo satu fasanya (paling dekat ke trafo satu fasa).

Agak susah diprediksi kalo kantor Anda pake genset terus. Walopun kualitas aliran listrik dari PLN di negara kita belum terjamin, tapi masih ada standarnya lah. Pake genset sendiri lebih berpotensi menimbulkan masalah.

Sekedar sharing, kantor saya (toko retail) 12 jam kerja pake genset terus. Genset rakitan, seken pula (100 KVA). Walhasil banyak gangguannya seperti tegangan & frekuensi naik-turun. Komputer jadi sering mati / restart. Padahal semua udah pake Offline UPS yang untuk ukuran orang semarang termasuk "bermerk" dan "mahal" (600VA harga 900 ribuan). Yang paling gampang dilihat kalo pas pindah dari PLN ke genset atau sebaliknya, hampir pasti restart. Sama juga kalo pas lampu di ruangan keliatan kedip.

Mulai deh, PSU pada jebol (emang sih PSU abal - abal semua), harddisk gak kedetect, motherboard juga rusak. Awalnya saya kira kapasitas UPS kurang, jadi coba ganti yg kapasitas lebih gede (merk & tipe sama), ternyata gak ngaruh. Coba tipe lain, merk lain (yang setara), masih sama saja. Ditambah servo-motor AVR (abal - abal) juga sami mawon.

Akhirnya coba "merk internasional" yang "direkomendasikan", sampe sekarang udah lebih dari 2 tahun belum pernah bikin komputer restart apalagi mati kalo pas ada gangguan listrik. UPS nya masih yang jenis OFFLINE lho, juga outputnya masih "Stepped approximation to a sinewave". Harganya sekarang malah cuma 700 ribuan untuk 500VA. Kebetulan juga udah beberapa bulan ini kantor saya pake PLN terus, gensetnya standby ajah.

Peranan PSU jelas penting, karena arus listrik ke komponen - komponen PC itu diatur oleh PSU. Kesimpulannya, kalo mau ngetes kualitas UPS, cobalah di tempat yang kualitas jaringan listriknya paling jelek (biasanya di kampung / permukiman yang jauh dari pusat kota), pake PSU abal - abal yang paling murah. Baru ntar ketauan kualitas UPS nya. (kaskus.co.id/liandri)

Baca selengkapnya ...

10 Tips Cara Membeli Barang Secara Online

22 Jan 2013
Sebuah Tips - Pertumbuhan sarana jual beli yang dilakukan secara online kini semakin bertumbuh. Toko online pun bermacam-macam jenisnya, ada yang dikelola secara pribadi atau ada pula yang dikelola oleh pihak ketiga atau pihak penyedia layanan.

Bentuk yang dikelola pihak ketiga juga bermacam-macam, ada yang berbentuk clasified ads, ada yang berbentuk marketplace, ada yang bentuknya forum, ada pula yang bentuknya daily deals. Penjual perorangan juga bermacam-macam, ada yang ikut di marketpalce, ada yang berjualan dengan media sosial, dll.

Sampai saat ini, salah satu hal yang paling menjadi fokus utama alasan mengapa konsumen tidak membeli barang secara online, selain preferensi adalah keamanan.

Nah, bagaimana caranya agar tetap aman berbelanja online? Berikut beberapa tips yang disarikan dari berbagai sumber.

1.Kenali situs dan tata cara pembelian.

Sebelum melakukan pembelian ada baiknya jangan terpukau oleh barang yang dijual terlebih dahulu. Sama seperti membeli offline, konsumen sebaiknya teliti atas barang yang dijual ataupun dari situs yang menyediakan barang dagangan tersebut.

 2. Cek rating serta kualitas penjual. 

Kalau ada membali di forum, misalnya Kaskus, ada yang namanya cendol, testimoni dan beberapa fitur lain yang bisa digunakan untuk melihat seperti apa rating serta kualitas penjual di situs jualan tersebut. Jika situs jualan yang ada memberikan kolom komentar, cek juga komentar yang ada. Anda juga bisa meng-Googling dengan kata kunci tertentu jika masih belum yakin dengan toko online tersebut.

3. Jangan tergiur harga murah. 

Ada kalanya penipuan di toko online bermula dari ketertarikan konsumen atas harga murah yang ditawarkan, namun sebaiknya Anda jangan cepat tergiur dengan selisih harga pasaran dengan harga yang dijual. Cek lebih teliti, siapa tahu barang yang dijual bukan asli atau penjual tersebut memang berniat kurang baik.

4. Gunakan fasilitas pembayaran resmi.

Baik di forum atau situs khusus jual beli online kini sudah cukup populer sarana pembayaran, baik yang semi resmi atau yang resmi. Di Kaskus lebih dikenal dengan RekBer atau rekening bersama dan di layanan lain dikenal dengan nama escrow. Intinya sama, menjadi perantara agar resiko penipuan atas pembayaran dan penerimaan barang dapat dikurangi. Dengan menggunakan sarana pembayaran ini penjual akan mendapatkan uang setelah barang terkirim dan diterima, pembeli sendiri terhindar dari resiko ditipu karena barang tidak kunjung datang padahal pembayaran telah dilakukan.

Selain itu ada toko online yang menggunakan pembayaran menggunakan kartu kredit atau transfer bank. Pastikan Anda mengerti dengan jelas prosesnya, karena meski jarang, ada kalanya cara pembayaran anatara satu toko dengan yang lain berbeda.

5. Cash in Delivery atau Cash and Carry

Proses ini memang menbuat belanja online tidak lagi otomatis, dan membuatuhkan proses online. Namun ditengah pertumbuhan industri ecommerce kita yang masih bertumbuh, metode ini masih bisa menjadi pilihan, terutama jika membeli barang di penjual pribadi atau forum serta marketplace yang tidak menyediakan layanan terintegrasi dari pembayaran sampai pengiriman. Ada barang – ada uang. Anda bisa teliti barang sebelum membeli. Biasanya ini juga berlaku untuk barang bekas atau second.

6. Cek fasilitas toko

Layaknya penjualan barang di offline, layanan CS atau customer service sudah selayaknya dimilik oleh para penjual. Cek dulu toko online yang bersangkutan apakah memiliki sarana ini, baik lewat YM, Twitter atau layanan chat lain, termasuk nomor kontak telepon dan email.

7. Gunakan jasa kirim paket yang terpercaya. 

Proses pengiriman juga sangat penting. Gunakan jasa kirim yang telah terpercaya dan menyediakan jasa tracking pengiriman. Jadi Anda bisa melakukan cek apakah barang sudah dikirim atau belum oleh penjual.

8. Pastikan koneksi internet Anda stabil.

Belanja online tentu menggunakan internet sebagai sarana untuk terkoneksi. Pastikan pulsa/paket Anda berjalan lancar, sehingga ketika proses melihat-lihat barang, proses pemesanan atau ketika menghubungi layanan konsumen dari toko tertentu tidak terputus ditengah jalan. Apalagi jika Anda melakukan pembelian melalui perangkat bergerak, pastikan pulsa Anda mencukupi. Jika perlu, gunakan aplikasi pengingat pulsa seperti BimaTri yang memudahkan anda dalam menjelajah internet.

9. Cek produk dengan seksama. 

Anda bisa juga melakukan pencarian atas produk yang akan Anda beli untuk memastikan barang tersebut sesuai dengan yang Anda harapkan. Ini bisa jadi berlaku untuk toko online yang baru Anda kunjungi atau penjual baru yang bukan langganan Anda. Pastikan harga yang dijual juga sesuai dengan harga pasaran, detail produk dan keterangan produk asli.

10. Simpan bukti pembayaran. 

Sebaiknya catat semua proses pembelian dan pembayaran secara baik. Anda bisa menyimpannya di ponsel atau file komputer Anda. Sampai produk diterima tentunya bukti ini sering kali masih diperlukan. Bahkan terkadang sampai barang tersebut Anda coba. Jadi simpan dengan baik, siapa tahu nanti diperlukan. (trenologi.com)
Baca selengkapnya ...

6 Tips Cara Memilih Jas Hujan Berkualitas Untuk Aman dari Hujan Deras

18 Jan 2013
Sebuah Tips - Hujan sudah datang bahkan banjirpun sudah melanda, jadi anda harus persiapkan jas hujan yang akan melindungi anda pada saat bermotor dan hujan. Namun anda harus tahu memilih jas hujan berkualitas agar anda tidak harus selalu mengganti jas hujan anda. Memilih jas hujan bukan persoalan sepele karena jika jas hujan tidak berkualitas maka anda bisa mendapatkan masalah seperti kecelakaan atau masalah lainnya.

Di bawah ini adalah cara memilih jas hujan berkualitas yang mungkin dapat membantu anda.

1. Model Ponco
Model ini sebenarnya bisa saja anda pilih namun jika anda tidak hati-hati karena bagian belakang tanpa jahitan akan terbawa angin sehingga kemungkinan besar jas hujan bisa tertarik oleh rantai motor dan juga dapat menghalangi pandangan pengguna jalan yang ada di belakang anda. Jika hujan dari samping maka air hujan bisa masuk lewat sela-sela jas hujan karena bagian samping tidak di jahit hanya dihubungkan dengan kancing saja.

2. Berbahan PVC
Bahan PVC atau polyvinyl chloride adalah bahan jas hujan yang kedap air sehingga mampu melindungi anda secara utuh tanpa ada peresapan air hujan seperti bahan plastik biasa atau parasut. Sehingga dengan bahan PVC ini maka anda bisa terlindungi dari air hujan sampai tujuan anda.

3. Pilih Press
Jangan memilih jas hujan yang di jahit karena air hujan bisa meresap lewat bekas jahitan. Pilihlah jas hujan yang di press karena lebih aman dari rembesan air.


4. Resleting Mantap dan kuat
Jas hujan yang memakai resleting kecil akan mudah rusak karena seringnya jas hujan di buka dan di pakai dan biasanya dipakai secara tergesa-gesa sehingga peluang kerusakan resleting bisa terjadi. Pilihlah jas hujan yang memiliki resleting yang kuat. Resleting dari plastik atau dari besi biasanya mudah rusak, resleting plastik mudah patah sedangkan resleting besi mudah berkarat. Pilihlah resleting yang kuat serta terbuat dari tembaga atau kuningan. Resleting ini tidak mudah rusak.


5. Warna Terang
Jas hujan yang berwarna tidak terang akan bisa menyebabkan pengendara lain tidak melihat anda bila hujan deras. Pilihlah jas hujan yang berwarna terang danbisa memantulkan cahaya. Pilihlah jas hujan yang berwarna kuning, merah, biru atau warna lainnya yang sangat mudah dilihat walaupun hujan deras sekalipun.


6.Bahan Kuat
Salah satu kriteria jas hujan berkualitas adalah bahannya kuat artinya tidak mudah robek, meskipun jas hujan anda tidak tertembus air, resletingnya bagus dan berwarna terang namun jika tidak kuat maka anda akan selalu mengganti jas hujan anda. Sebaiknya bahan kuat juga perlu anda perhitungkan dan bisa menjadi lebih efisien. (kaskus.co.id/AleRiqwan)

Semoga paparan kami tentang cara memilih jas hujan berkualitas dapat membantu anda.
Baca selengkapnya ...

Tips Cara yang Perlu diPerhatikan ketika membeli Honda CBR150 Seken/Second/2nd

10 Des 2012
Tips Cara yang Perlu diPerhatikan ketika membeli Honda CBR150 Seken/Second/2nd
Honda CBR150 Biru (paultan.org)
Sebuah Tips - 1. Pernah jatuh atau tidak? kalo bekas jatuh gampang liatnya,,coba liat di tutup master rem depan/tempat minyak rem depan yg letaknya ada di stang sebelah kanan nah kalo itu baret/kekikis kemungkinan uda pernah jatoh kenapa gw bisa bilang bgtu?soalnya pengalaman,gw n temen gw jatoohnya kenceng n pasti tutup itu baret (mau jatohnya ke kanan/kekiri)

2.Cek suara mesin pakah kasar atau tidak

3. Tanya record bngkel servisnya dmn?trus samperin bngkelnya dl trus tanya ke mekanik yg biasa nanganin motornya,dari situ bisa ketahuan tuh motor uda kenapa n ngpain aja?

4. Coba bawa mekanik cbr recomen dr teman' anda / mekanik kepercayaan anda bro..

5. Cek surat2 nya dulu, bpkb, stnk, faktur A(klo ga ada ini biasanya susah dijual ato dijual murah), nomer rangka , nomer mesin

Menurut Pendapat dan masukan RiedhoKTAV :
1) General Check Up, selain check2 diatas yang udah disinggung suhu2 sebelumnya, check juga kelengkapan baut yang nempel di CBRnya juga, soalnya biasanya ada juga yang gk lengkap. Terus liat kira2 tuh baut sewarna/sejenis ato gk, biasanya klo yang ngerawatnya rapih pih pih bin ciamik, baut fairingnya sejenis, baut footstep sejenis, pokoknya baut2 setiap sektor2 CBR yang ada tuh sejenis/sewarna. Tapi biasanya hal begini sih gk begitu masalah lah masalah baut, cuman baiknya diliat aja.
2) Terus liat keadaan body dan penampilan keseluruhan, catnya bopeng ato gk, fairingnya lecet ato gk, windshield, dll.nya. Pokoknya bener2 deh buat nomor 1 dan 2 ini juragan bener2 liat keseluruhannya mentereng/mengkilap ato gk, dari segi penampilan pas nih motor diliat. Klo perlu, kelilingin tuh motor sampe berapa kalipun setelitinya juragan. Kelilingin terus, liat dari atasnya, sampe bawahnya.
3) Nah, udah bisa diliat nomor 1 dan 2, coba nyalakan motornya. Nah pas kita mo nyalain motor, check juga tuh, kunci kontaknya, keadaannya gimana. Ini bagian yang lumayan vital juga juragan... Setelah di check n kemudian gk masalah nih rupanya, baru coba nyalain motornya. Check mesinnya kasar/nggak...

Nah, klo si penjualnya ini ngebolehin si motornya di test-ride, bolehlah kita lirik langkah berikutnya...

4) Nah, udah bisa diliat nomor 1, 2 dan 3, baru coba test-ride motornya. Klo juragan bisa (sedikit nekat), coba deh, sambil bawa riding di kecepatan yang agak tinggi di jalanan lurusan agak jauh, juragan lepas tuh tangan juragan dua2nya dari stangnya. CBR yang normal, yang pernah sejauh ini ane pernah bawa, klo bener2 baru gk pernah jatoh, seharusnya dia balance begitu kita lepas tangan. Klo gk balance, coba check segitiga bawah, ama segitiga atasnya, berikut komstirnya. Biasanya ini harga mati keseimbangan sebuah motor yang ada. Klo 3 hal tadi sempurna tapi masih tetep gk balance, berarti mungkin sebenernya ini motor pernah jatuh parah, bahkan mungkin sampe bodynya gk balance meskipun diliat secara kasat mata gpp. Lebih diteliti lagi aja pokoknya...
(nb: klo nomor 4 ini buat nge-check si balancenya CBR ini, si rider harus bener2 peka. Karena bisa aja sebenernya motornya dah balance, tapi feeling si ridernya gk pas sehingga kesannya seperti berat ke samping)
5) Sudah keseimbangan di check, dan masih oke, yaaaah bolehlah, test ride motornya dijalanan belokan, kira2 dibawanya enak ato nggak...
6) Final check, baru deh kelengkapan surat2nya... (kaskus.co.id/Aby27) - Sebuah Tips
Baca selengkapnya ...

Tips membeli dengan harga miring di Batam

29 Nov 2010
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
www.sebuahtips.info - Pulau Batam terkenal di mata masyarakat dengan barang-barang berharga murahnya. Mulai dari produk elektronik, produk fesyen, hingga makanan ringan. Namun, jika kita tidak memiliki strategi berbelanja khusus, harga yang kita dapatkan tidak akan jauh berbeda dibanding kota-kota lainnya.

Yudi, warga Batam yang telah sekitar 15 tahun menjadi supir dari perusahaan penyewaan mobil di kota ini memberikan tips-tips agar kita bisa berbelanja dengan harga murah.

Pertama, sebelum membeli kita harus mengetahui harga asli suatu barang di kota lain, misalnya Jakarta. Ini penting, terutama saat kita hendak membeli produk elektronik.

"Misalnya beli kamera, lihat dulu di Jakarta berapa harga kameranya. Terus kalau yang dagang nawarinnya dengan harga sama dengan yang di Jakarta atau nggak beda jauh, bilang saja begini, di Jakarta saja harganya sekian, masa mau kasih harga sama," ungkap Yudi.

Cara ini dianggap sebagai cara tawar menawar paling efektif, karena kita bisa mendapatkan barang resmi dengan harga jauh dibawah harga pasaran.

Kedua, saat kita menawar suatu barang, perlihatkan kalau kita serius membeli dan punya uang, bukan sekedar iseng. "Orang sini kalau yang beli serius pasti dikasih harga bagus, tapi kalau cuma iseng-iseng enggak bakalan mau turun banyak dia. Yang penting jangan kelihatan butuh banget," ujar Yudi.

Tips ketiga adalah tanya dengan seksama kualitas barang yang akan dibeli. Biasanya, untuk produk elektronik terdapat tiga jenis barang: asli dan resmi, rekondisi, dan ilegal alias selundupan. Jangan sampai kita membeli dengan harga yang seharusnya menjadi harga barang resmi tapi mendapatkan barang rekondisi.

Umumnya di toko-toko besar, pedagang akan menjelaskan dengan seksama mengenai barang dagangannya.

Keempat, kita perlu tahu tempat pusat penjualan suatu barang, misalnya jika ingin mencari elektronik pergilah ke Lucky Plaza di kawasan Nagoya, Batam. Jika ingin mencari barang-barang fesyen pergilah ke Nagoya Hills di kawasan yang sama. Dan jika ingin mencari makanan-makanan kecil luar negeri pergilah ke Plaza Top 100 Penuin di kawasan Penuin, Batam.

"Di tempat lain sih juga ada, tapi kualitas dan harganya enggak bisa dijamin," ungkap Yudi.

Kelima, jangan membeli produk dengan tipe paling baru. Usahakan agar kita membeli produk yang sudah beberapa bulan keluar di pasar. "Kalau tipe-tipe yang baru keluar bedanya enggak terlalu banyak, apalagi untuk barang elektronik," ujar Yudi.

Keenam, usahakan mengajak seseorang yang kita percaya untuk mengantar ke toko karena ada beberapa toko di Batam yang nakal. "Takutnya kalau jalan sendiri ditipu, jadi lebih baik bawa orang sini," tutur Yudi.

Soal benar tidaknya tips itu, silakan coba sendiri. Di luar itu jangan lupa, kepintaran seseorang menawar jauh lebih menentukan.

Sumber : Kompas
Baca selengkapnya ...

Lima Tips Memilih Tas Tangan

17 Nov 2010
BINGUNG memilih tas tangan yang tersedia dalam berbagai warna, model, bentuk, dan ukuran? Tak usah terlalu dipusingkan. Daripada sibuk memikirkan tren terkini mulai dari tas beraksen ruffles sampai studs, mengapa tidak menginvestasikan sesuatu yang spektakuler dan bakal Anda cintai selamanya?

Ikuti beberapa tips singkat berikut ini untuk membantu Anda mempersempit pilihan.

Pertimbangkan skala
Jika berbadan mungil, tubuh Anda bisa 'hilang' di balik sebuah tas tangan raksasa ala si kembar Olsen. Sebaliknya, jika Anda memiliki tubuh jangkung dan sintal seperti si cantik Beyonce, clutch yang mungil mungkin tidak cukup menciptakan statement dalam tampilan. Jadi, pilih tas tangan yang sesuai dengan bentuk dan ukuran tubuh Anda.

Teliti bentuk
Untuk mendapatkan tas tangan yang akan Anda cintai selamanya, perhatikan bentuk tas agar melengkapi bentuk tubuh Anda. Semakin bulat sosok Anda, semakin terstruktur tas yang dipilih.

Periksa jahitan
Cari tas dengan jahitan yang kuat, konsisten berjalan di sebuah garis lurus, dan tidak memiliki benang longgar.

Uji coba
Sebelum memutuskan membeli sebuah tas, lakukan uji coba dengan membuka dan menutup tas beberapa kali. Apakah ritsletingnya tersangkut atau macet? Apakah gespernya sulit dipasang? Jangan sampai Anda menyesal karena mengabaikan detail-detail kecil tersebut.

Hindari ornamen
Berbagai elemen trendi memang tampak hebat sekarang. Tapi, bagaimana untuk musim-musim ke depan? Lebih baik, cari tas klasik namun tidak membosankan, yang terbuat dari bahan kulit berkualitas tinggi. Anda selalu bisa menyulap tampilan menjadi lebih seru dengan perhiasan funky, sepatu bewarna-warni, atau scaft yang unik.(MI/*)

Sumber : Metro TV News
Baca selengkapnya ...

Tips hemat belanja baju anak

21 Okt 2010
Seorang ibu terlihat bersungut-sungut pada si kecil Budi (4) yang menolak baju pemberiannya. Budi hanya mau kaus yang ada gambar Donald Bebeknya. Ia tak mau mengenakan pakaiannya yang lain sehingga sang ibu merasa membuang uang percuma. Mau menyimpan pakaian itu pun percuma karena tubuh Budi cepat besar.
Pengalaman ibu ini mungkin pernah atau sering dialami ibu lainnya. Dari pengalaman itu, ada tiga hal yang jika diperhatikan bisa membuat kita berhemat di waktu-waktu selanjutnya.

1. Pastikan anak menyukai bajunya sehingga dia mau memakainya.
Sebenarnya ini aturan mendasar dalam berbelanja busana. Kita sendiri juga tak mau mengenakan busana yang tak kita sukai bukan? Kesalahan yang sering terjadi, ibu-ibu main beli saja tanpa memikirkan anaknya suka atau tidak. Padahal, sejak mulai bisa menyatakan pendapatnya, anak sudah bisa menentukan baju apa yang ingin dipakainya. Mubazir kan kalau beli banyak-banyak tapi selera anak cuma tertentu saja seperti si kecil Adi tadi? baju trendy maupun baju modern sedangkan anak belum tentu menyukainya. Pokoknya, semua yang berkaitan dengan kesukaannya. Anak punya selera sendiri dan mungkin bisa kita turuti. Kecuali kalau menurut kita tidak pantas, bisa kita arahkan. Tetapi yang terpenting, beli busana yang sesuai dengan selera anak sehingga tak mubazir. toko baju atau tempat menjual baju dengan harga terjangkau. Jangan sampai sudah diajak ke mal, anak ngotot minta dibelikan baju sementara dana tak cukup. Ingat, konteks kita adalah bagaimana bisa hemat berbelanja baju anak. Biarkan anak memilih baju sesuai seleranya di toko baju tsb. Kalau Si Kecil bingung, beri alternatif pilihan. Ini juga berlaku jika pilihan anak tak sesuai dengan Anda. baju itu tidak kedodoran, membeli satu ukuran lebih besar dari badannya sekarang ini, paling tidak bisa membuat baju dipakai sedikit lebih lama. Ingat lho satu ukuran saja selisihnya, jangan banyak-banyak.Jadi, sedapat mungkin ajak dan libatkan anak saat membeli baju. Kalau tak memungkinkan, kenali tokoh kesayangannya, warna favoritnya, gambar yang disukainya. Jangan asal memilih

2. Cari tempat yang menjual baju anak dengan harga terjangkau
Tips kedua yang harus diperhatikan, cari toko atau tempat menjual baju dengan harga terjangkau. Jangan sampai sudah diajak ke mal, anak ngotot minta dibelikan baju tertesementara dana tak cukup. Ingat, konteks kita adalah bagaimana bisa hemat berbelanja baju anak. Biarkan anak memilih baju sesuai seleranya. Kalau Si Kecil bingung, beri alternatif pilihan. Ini juga berlaku jika pilihan anak tak sesuai dengan Anda. belanja baju anak murah bisa di http://www.andiragrosir.com

3. Beli satu ukuran lebih besar dibanding ukuran badannya saat ini
Selama baju itu tidak kedodoran, membeli satu ukuran lebih besar dari badannya sekarang ini, paling tidak bisa membuat baju dipakai sedikit lebih lama. Ingat lho satu ukuran saja selisihnya, jangan banyak-banyak.

Nah, selamat berbelanja bersama! http://facemot.blogspot.com/

Sumber : KasKus
Baca selengkapnya ...

Tips membeli sepeda MTB (Mountain Bike)

10 Sep 2010

1. Kenali Type Sepeda Gunung.
Ada beberapa tipe sepeda gunung yang perlu agan kenali sebelum membeli, Yaitu tipe downhill (DH), Freeride (FR), Dirtjump (DJ), Cross Country (XC) dan All Mountain (AM). Pemilihan tipe sepeda sebaiknya anda sesuaikan dengan jenis aktifitas serta karakter madan yang akan agan tempuh. a) Tipe Downhill (DH) seperti gambar 1 dan 2, dirancang agar dapat melaju cepat, aman dan nyaman dalam menuruni bukit dan gunung. Mampu menikung dengan stabil pada kecepatan tinggi dan selalu dilengkapi suspensi belakang untuk meredam benturan yang sering terjadi. Sepeda DH tidak mengutamakan kenyaman mengayuh karena hanya dipakai untuk turun gunung. Sepeda downhill juga lebih mengacu pada lomba, sehingga selain kekuatan, yang menjadi titik tekan dalam perancangannya adalah bagaimana agar dapat melaju dengan cepat. Untuk menuju ke lokasi, para downhiller tidak mengayuh sepeda mereka namun diangkut dengan mobil. Tipe ini tidak efisien apabila dipergunakan di dalam kota maupun di jalur cross country. b) Tipe Freeride (FR) seperti gambar 3, Dirancang untuk mampu bertahan menghadapi drop off (lompatan) tinggi dan kondisi ekstrim sejenisnya. Bodinya kuat namun tidak secepat dan selincah tipe all mountain (AM) karena bobotnya yang lebih berat. Kurang cocok untuk dipakai jarak jauh. c) Tipe Cross Country (XC) seperti gambar 4, dirancang untuk lintas alam ringan hingga sedang. Didesain agar efisien dan optimal pada saat mengayuh dan menanjak di jalan aspal hingga jalan tanah pedesaan. Biasanya cukup dengan tipe Hardtail (suspensi depan). d) Tipe Dirt Jump (DJ) seperti gambar 5, didesain untuk melakukan aktifitas lompatan-lompatan tinggi dan extreme, seperti halnya sepeda-sepeda BMX. Bentuk frame DJ biasanya berkesan kokoh dan gaya, namun agak terasa
Baca selengkapnya ...

Tips Belanja Pintar Untuk Lebaran

4 Sep 2010
Halo gan! sebentar lagi kan mau lebaran nih,agan-agan yang beragama muslim pastinya selain sibuk beribadah juga sibuk nyiapin “barang-barang baru” buat lebaran.Eits,tapi jangan langsung belanja dulu,simak dulu gan tips-tips belanja buat lebaran dibawah ini,semoga ada manfaatnya.

Tips ini ane ketik sendiri dari pengalaman ane dan baca-baca di koran,internet dll,bukan copy paste ya gan.Ini nih buktinya gak repost :

Sebelum belanja :
Baca selengkapnya ...