Tampilkan postingan dengan label Bersih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bersih. Tampilkan semua postingan

[Tips] Membersihkan Dan Mencegah Jamur Di Kaca Mobil

27 Jun 2013
Sebuah Tips - Salah satu musuh eksterior mobil yang patut Anda waspadai saat cuaca dingin dan lembab adalah jamur di kaca-kaca mobil. Kemunculan jamur tampak dengan adanya bintik-bintik atau lingkaran abu-abu di kaca. Selain mobil terlihat kurang bersih, jamur di kaca mobil juga mengganggu pemandangan dari dalam kabin ke luar, terutama saat waktu malam hari ketika ada sinar lampu kendaraan dari arah berlawanan. Hal ini tentunya akan membuat kenyamanan dan kemananan dalam berkendara menjadi berkurang.
 [Tips] Membersihkan Dan Mencegah Jamur Di Kaca Mobil

Cara mengatasinya cukup mudah, bila mendapati jamur di kaca mobil seperti ciri-ciri di atas dan tetap tidak bisa hilang meskipun sudah dibasuh dengan air dan digosok berkali-kali, ikuti saja langkah-langkah berikut ini :

1. Siapkan cairan pembersih jamur yang banyak dijual di toko aksesori kendaraan atau supermarket besar di kota Anda.

2. Cuci kaca mobil dengan air bersih, lalu keringkan dengan menggunakan lap atau kanebo.

3. Lumuri kaca secara rata dengan cairan pembersih jamur.

4. Gosok dengan kain kering bersih dan halus dengan arah memutar.

5. Lap lagi dengan kanebo basah sampai cairan penghilang jamur tidak tersisa di kaca, lalu keringkan kaca dengan kanebo.

6. Ulangi sampai 2 atau 3 kali untuk jamur yang membandel.

Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, jangan lumuri kaca secara keseluruhan. Lumurilah beberapa bagian dulu saja yang akan kita gosok. Hal ini untuk mencegah timbulnya efek buram (atau seperti pelangi ketika diterpa sinar) akibat pembersih jamur yang sudah mengering di kaca sebelum kita sempat menggosoknya.

Pilih cairan pembersih jamur yang aman dan tidak membuat kaca menjadi kusam atau malah tergores. Agar lebih aman, sebaiknya coba dahulu pada kaca yang ukurannya kecil, setelah dipoles lalu tunggu beberapa menit untuk melihat hasilnya.

Jika langkah-langkah tadi tetap tak membuahkan hasil, artinya jamur yang melekat pada kaca-kaca mobil Anda tergolong sangat bandel. Jenis ini tidak bisa kita selesaikan hanya dengan cairan pembersih jamur. Anda perlu membawa ke salon mobil. Mereka memiliki alat dan cairan khusus untuk menggosok kaca yang terkena jamur.

Jangan lupa, setelah kaca-kaca mobil bersih dari jamur, rawatlah agar jamur-jamur itu tidak muncul lagi. Cara mencegahnya pun sederhana. Pertama, segera bersihkan mobil setelah berkendara di bawah guyuran hujan agar debu atau kotoran tidak menempel lama di kaca-kaca mobil. Kedua, untuk kaca-kaca depan dan belakang, selalu jaga kondisi air washer agar dapat kita gunakan untuk membersihkan kaca-kaca. Hindari memakai car cover jika cuaca lembab. Jika tetap ingin menggunakannya, pastikan kaca dan car cover dalam keadaan kering sebelum kendaraan ditutupi. (kaskus.co.id/mobil88astra)
Baca selengkapnya ...

11 Tips Cara Menyelamatkan HP Ketika Terendam Air

20 Jan 2013
sony smartphone percikan air
Smartphone Terendam Air (kompas.com)
Sebuah Tips - Musim banjir menyerang Jakarta. Genangan air muncul di berbagai tempat.

Di saat seperti inilah, entah ketika sedang sibuk memindahkan perabotan di rumah yang kemasukan air atau ketika berkendara di jalanan, ponsel yang dibawa sehari-hari rawan terpapar air atau bahkan terendam ke dalamnya.

Nah, apa yang bisa dilakukan apabila hal itu terjadi? Berikut ini langkah-langkahnya.

1. Segera ambil ponsel dari dalam air

Meski kelihatannya tertutup rapat, air dapat dengan mudah merembes ke dalam ponsel dalam waktu yang sangat singkat. Perbedaan waktu beberapa detik pun bisa menentukan hidup-mati gadget Anda.
blackberry jatuh ke air
Blackberry Jatuh ke Air (wikihow)
Karena itu, keluarkan ponsel dari air sesegera mungkin, lalu langung matikan untuk mencegah korsleting (hubungan pendek arus listrik). Jangan nyalakan dulu sebelum dikeringkan.

2. Jangan coba mengambil ponsel terendam air yang sedang di-charge dan terhubung ke colokan listrik

Alasannya, listrik mungkin masih menyala dan bisa mengalir ke air di sekitar ponsel. Niatnya menyelamatkan ponsel, alih-alih jiwa sendiri bisa terancam. Matikan aliran listrik rumah terlebih dahulu, kemudian minta bantuan profesional.

Apabila ponsel jatuh ke air saat tidak sedang terhubung ke colokan listrik, silakan membaca langkah selanjutnya.

3. Segera keringkan ponsel dengan handuk atau kain, kemudian lepas semua cover dan baterainya

Ini adalah salah satu langkah yang paling penting. Kebanyakan komponen elektronik di dalam ponsel bisa selamat meskipun terkena air, asalkan tidak ada aliran listrik dari baterai.



Untuk memeriksa kerusakan akibat air, periksalah pojok-pojok sekitar tempat baterai di area yang terdapat lingkaran atau kotak kecil berwarna putih, dengan atau tanpa garis berwarna merah.

Kalau warnanya bukan putih tetapi berubah menjadi pink atau merah, berarti ada kerusakan akibat rembesan air.

Baca buku manual dengan cepat jika tidak tahu cara melepas baterai.

4. Keluarkan kartu SIM dan memory card

Data dan informasi yang tersimpan di SIM atau kartu memori kadang lebih penting dibanding ponselnya sendiri. Karena itu, meski kedua komponen ini relatif tahan air, sebaiknya segera keluarkan untuk mencegah timbulnya hal-hal yang tidak diinginkan, seperti korosi pada bagian kontak yang terbuat dari metal.

Lalu, segera keringkan SIM dan kartu memori, jangan dimasukkan lagi sebelum ponsel benar-benar kering.

5. Lepaskan semua aksesori seperti headphone dan casing

Aksesori bisa memerangkap air sehingga mempersulit proses pengeringan. Segera lepas semuanya setelah ponsel dikeluarkan dari dalam air.

6. Ulangi usaha mengeringkan ponsel dengan handuk

Kali ini, usahakan agar lebih menyeluruh dibandingkan upaya pertama. Keringkan sebanyak mungkin air dari bagian luar dan dalam ponsel (kompartemen baterai) dengan cara mengelap perlahan memakai handuk.

Jangan menggerak-gerakkan ponsel agar air di dalamnya tidak bergerak ke sana ke mari. Upayakan agar posisi ponsel tidak berubah selagi dikeringkan. Perhatikan handuk agar jangan sampai tersangkut di sela-sela permukaan ponsel.

Membersihkan bagian dalam ponsel dengan alkohol bisa membantu menghilangkan air.

7. Gunakan penyedot debu (vacuum cleaner)

Untuk mengeringkan air dari dalam ponsel, gunakan vacuum cleaner bila ada. Nyalakan dan arahkan ke tiap-tiap bagian yang basah selama kira-kira 20 menit. Agar tidak pegal, bergantianlah memegangnya dengan orang lain.


Metode ini bisa mengeringkan ponsel dengan cepat sehingga dapat dinyalakan dalam waktu sesingkat-singkatnya setengah jam apabila ponsel hanya tercelup sebentar ke dalam air.

Jangan mengarahkan corong vacuum cleaner terlalu dekat ke ponsel karena alat ini menghasilkan listrik statis yang bahkan lebih berbahaya untuk ponsel dibandingkan air sekalipun.

Jangan gunakan pengering rambut (hair dryer) atau benda apa pun yang sifatnya meniupkan angin untuk mengeringkan ponsel, meskipun disetel ke posisi "dingin". Alat-alat tersebut bisa mendorong air dan kelembaban lebih jauh ke dalam ponsel sehingga berpotensi memperparah kerusakan.

8. Gunakan bahan penyerap air untuk mengeringkan ponsel

Contoh yang banyak tersedia adalah beras. Masukkan ponsel ke dalam beras dan biarkan semalaman atau lebih lama.


Bahan yang lebih efektif adalah silica gel atau penyerap kelembaban lain. Masukkan ponsel bersama silica gel ke dalam wadah yang tertutup rapat.

Agar lebih efektif, putarlah posisi ponsel tiap beberapa jam sekali supaya air yang terperangkap di dalam bisa mengalir ke luar lewat bawah.

9. Keluarkan ponsel, lalu letakkan di atas handuk, sapu tangan, atau kain lainnya.

Apabila ternyata masih ada kelembaban di handuk atau sapu tangan, ulangi pengeringan dengan vacuum cleaner dan langkah-langkah selanjutnya.

10. Coba nyalakan ponsel

Setelah berusaha maksimal dan menunggu selama setidaknya 24 jam, kini saatnya coba menyalakan ponsel.

Periksa dulu tiap bagian ponsel untuk memastikan bahwa perangkat yang bersangkutan benar-benar kering. Kemudian, pasang baterai ke dalam posnel, nyalakan, dan lihat apakah ponsel sudah berfungsi normal.

Jika ponsel benar-benar kering tapi tak mau menyala, cobalah hubungkan ke charger. Apabila ponsel bisa menyala dengan cara ini, kemungkinan baterai rusak dan harus diganti.

11. Jika masih tidak bisa menyala, bawa ponsel ke lokasi servis profesional

Jangan coba membongkar ponsel sendiri tanpa bantuan tenaga profesional. Anda berpotensi terpapar bahan kimia berbahaya dari ponsel atau tersengat aliran listrik.

Apabila ponsel menyala tapi tak berfungsi normal, ada kemungkinan telah terjadi korosi akibat air yang masih tertinggal. Lepaskan semua baterai dan aksesori, lalu coba keringkan kembali dan bersihkan kontak-kotak metal. (tekno.kompas.com)
Baca selengkapnya ...

Tips merawat batik supaya tetap cantik

2 Okt 2010
Kain batik menyimpan begitu banyak hal yang patut dibanggakan. Pembuatan dan proses hingga terciptanya sebuah kain batik tidak mudah. Batik sendiri merupakan sebuah karya seni yang unik. Penting untuk merawat batik agar selalu cantik dan terawat. Berikut tips dari desainer Edward Hutabarat untuk menjaga batik agar tetap cantik:

1.Jika ingin mencuci kain batik, siapkan empat ember. Isi ember pertama dengan air hangat yang sudah ditambahkan cairan pencuci kain batik khusus untuk mengeluarkan debu dan kotorannya. Jika kainnya
Baca selengkapnya ...