Tampilkan postingan dengan label Pengusaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengusaha. Tampilkan semua postingan

[TIPS] Membuka Usaha dengan Modal Kartu Kredit

13 Mar 2014
[TIPS] Membuka Usaha dengan Modal Kartu Kredit
Sebuah Tips - Mendengar judul di atas pasti akan membuat sebagian orang sinis karena di rasa tidak akan berhasil atau bahkan mustahil. Namun, dengan menggunakan kartu kredit merupakan salah satu jalan keluar untuk membuka usaha tanpa perlu modal. Lalu bagaimanakah caranya dan resiko yang bisa anda dapatkan apabila menggunakan kartu kredit sebagai awal modal usaha. Simak penjelasan dari kami berikut

Cermati Syarat dan Ketentuan dari Bank

Bank sebenarnya tidak membedakan penggunaan kartu kredit untuk pribadi atau untuk usaha. Namun, anda harus tetap cermat terhadap syarat dan ketentuan dari Bank seperti batas minimum saldo, tenggat waktu pembayaran, bunga yang dikenakan serta denda yang di dapat apabila telat membayar.

Teliti Apakah Cocok Dengan Usaha Anda

Membuka usaha dengan menggunakan kartu kredit mebutuhkan cash flow yang cepat atau perputaran uang yang cepat. Hal ini karena kartu kredit memiliki tenggat waktu yang pendek dan bunga yang lebih tinggi apabila tidak dibayar sebelum jatuh tempo. Kami menyarankan agar kartu kredit bukan merupakan modal utama dalam membangun bisnis melainkan sebagai penunjang atau penopang apabila bisnis anda membutukan dana lebih secara cepat tanpa mengurangi jumlah inventori anda.

Lebih Mudah di Dapat Daripada Jenis Usaha Kredit Lainnya

Untuk mendapatkan modal dari bank dengan menggunakan kartu kredit jauh lebih mudah karena bank tidak membedakan pengguna kartu kredit bank untuk pribadi dengan kartu kredit untuk usaha. Sehingga sangat mudah bagi anda untuk mendapatkan suntikan dana secara cepat.

Harus Memiliki Tingkat Kedisiplinan yang Tinggi

Anda harus memiliki tingkat kedisiplinan yang tinggi untuk terus mengingat bahawa uang dari kartu kredit yang anda terima merupakan hutang yang harus lekas di bayar. Yang apabila terlambat di bayar maka anda akan terkena denda dari bank sehingga akan mengganggu bisnis anda.

Banyak di Gunakan Oleh Bisnis Pemula


#FAKTANYA Membangun usaha dengan modal kartu kredit ini banyak di gunakan oleh Pebisnis pemula. Di USA 60% bisnis pemula (Startup) memilih sumber modal nya dari kartu kredit.

Kami berharap artikel ini dapat di jadikan pertimbangan sebelum memutuskan untuk memulai usaha dengan kartu kredit. Jadi, pertimbangkanlah secara matang sebelum memulai bisnis dengan kartu kreditnya. (kkreditid)
Baca selengkapnya ...

Tips Cara Memasarkan Produk Lebih Cepat & Lebih banyak

10 Mar 2014
Halo agan selamat soree
ane mau share ni ( enggak ngajarin ya) ini dari buku pak TDW marketing revolution..dengan tambahan dan penyesuaian ane
ada bbrapa hal ni gan :

1.funeling ..Murah baru Mahal
Hal ini agan lakukan dari yg murah tapi BAGUS dulu gan contoh misal nya agan jual buku harga 40 ribu yg kualitas nya bagus,nah kalau pelanggan itu udah beli agan bisa jual produk yg lebih mahal gan misal buku 80 ribu

2.Jurus Badawi..Keterbatasan

Intinya agan membatasi misal waktu ,diskon,bonus,gratisan ADA BATASnya..
contoh "KHUSUS hari ini,beli sepatu gratis kaos,HANYA untuk hari ini" (besoknya udah nggak mau diadain lagi)
"Beli Buku ini (50ribu) + Novel (70 ribu) = 120 ribu DISKON bayar hanya 90 ribu khusus hari ini"
Intinya si pembeli diberikan pengertian kalau nggak tentu slalu ada tuh barang atau waktu untuk mmbeli

3.Jurus cross selling

Intinya ini sederhana gan ,misalnya agan punya rumah makan terus si pembeli mesen soto + nasi .agan bisa bilang "ayamnya pak sekalian?"
atau "tambah minumnya pak?" tapi jangan smp "sendal jepitnya pak?" hhe
ada juga kalau ane ke minimarket udh belanja mkanan eh si penjaga bilang gini "isi pulsa nya mas sekalian?"
nah jadi setelah si pembeli terima barang agan TAWARIN produk lain..
atau nawarin bisa juga pas dia lagi mesen..
boleh digabung dengan promo ga ? ya boleh

Ane doain agan semoga bisa punya laptop yg kaya dibawah ini, ya tentunya kalau udah sukses dan Pakai Cash! ga pake Kredit! Sumpah keren dah
APPLE MacBook Pro With Retina Display [ME294ID/A]
itu aja terimakasih semoga manfaat (reshato)
Baca selengkapnya ...

Tips Untuk Merdeka

16 Agu 2013

Sebuah Tips - Hi para Juragan, hari ini adalah hari Kemerdekaan negara kita tercinta yang ke-68 tahun. Dengan kata lain, negara kita sudah diakui oleh dunia sejak 68 tahun yang lalu. Kalau merdeka bagi suatu negara kan jelas ya, diakui dunia. Titik. Kalau merdeka buat kehidupan Agan apa?

Merdeka di sini saya artikan dengan sebuah tujuan. Kalau Agan ngga tau apa yang menjadi tujuan hidup Agan, ya jangan kaget kalo dalam hidup ini Agan ngga akan pernah ‘merdeka’. Lah iya kan.. kalau kita ngga tau apa yang mau kita capai, ya apa yang bisa kita capai? Yang ada, malah galau. Tiap hari cuma ngelakuin hal-hal yang sifatnya rutinitas doang; hidupnya ngga ada tujuan dan tanpa makna.

Bagi saya, ‘merdeka’ itu ketika saya bebas ngelakuin apa aja yang saya mau, kapan aja. Ngga lagi kepentok ketika misal mau berlibur, kemudian ngga bisa karena saya harus kerja. Ketika mau bangun siang, ngga bisa karena harus pergi kerja. Ketika mau makan di restoran mahal, ngga bisa karena keuangan lagi cekak. Ketika mau menyumbang ke panti asuhan, ngga bisa juga karena lagi cekak, dan lain-lain.

Sejujurnya, saya sendiri merasa belum ‘merdeka’. Saya belum bisa melakukan semua yang saya mau, kapan aja. Saya masih harus bertanggungjawab membesarkan perusahaan-perusahaan yang telah saya bangun. Saya masih belum bisa melepaskan perusahaan-perusahaan saya berjalan 100% sendiri dan uang mengalir ke kas saya dan perusahaan. Perusahaan-perusahaan saya masih membutuhkan kehadiran saya untuk ide-ide, maupun pengambilan keputusan.

Dengan kata lain, kalau mau diringkas, arti ‘merdeka’ buat saya adalah ketika saya sudah secara finansial: merdeka. Meski saya belum ‘merdeka’, setidaknya saya punya tujuan ke arah sana, dan setiap hari setidaknya saya tahu arah yang mau saya tuju.

Kalau kebetulan arti 'merdeka' Agan dengan arti 'merdeka' saya itu sama.. tipsnya cuma 2: berbisnis (miliki perusahaan) atau jadi investor (saham, properti). Karena sebagai karyawan atau self-employed (MC, Pembicara, Dokter, dll), mereka akan terus harus bekerja untuk mendapatkan uang. Kalau punya bisnis yang menguntungkan atau investasi di saham yang menguntungkan dan punya properti yang menghasilkan uang, tanpa harus 'ngapa2in', uang akan mengalir masuk terus. Apakah segini gampangnya di realitanya? OF COURSE NOT!

Kalau arti 'merdeka' kita berbeda, ngga apa-apa. Ngga ada yang salah koq. Yang penting, ketahui apa arti merdeka buat diri Agan. Ingat, ‘merdeka’ sendirian ngga enak. Kalau bisa ‘merdeka’ bareng-bareng, kenapa ngga? Maksud saya, dalam perjalanan menuju ‘kemerdekaan’, jangan lupa untuk berbagi..; apalagi kalau sudah ‘merdeka’. OK?

See you ON TOP!

Billy Boen
CEO, PT. YOT Nusantara
Shareholder, Rolling Stone Cafe Jakarta & PT. Jakarta International Management (JIM)

@billyboen
facebook.com/billyboenYOT
www.youngontop.com

Tidak ada orang sukses yang tidak mengenali dirinya sendiri. Seberapa seimbang hidup Agan? Ambil Tes Keseimbangan Pribadi (TKP) di sini: www.youngontop.com/balpil sekarang!

***Saksikan YOTMetro setiap hari Sabtu pukul 13.30-14.00. Hari ini akan bahas tentang "Kuliah Dalam Negeri Vs. Kuliah Luar Negeri" bersama Dolly Lesmana, CEO Arka Media Group dan Elang Gumilang. (kaskus.co.id/BillyBoen)
Baca selengkapnya ...

Tips Riset Pemasaran Mudah dan Murah Untuk Usaha Kecil

21 Jul 2013
Tips Riset Pemasaran Mudah dan Murah Untuk Usaha Kecil

Sebuah Tips - Riset pemasaran (Market research) mungkin terdengar sebagai hal yang hanya cocok dilakukan oleh perusahaan besar, namun riset pemasaran adalah alat penting untuk semua kalangan usaha.

Alasan mengapa riset pemasaran itu penting
Tidaklah penting skala dan kegiatan bisnis Anda, entah itu perusahaan start-up baru, bisnis yang sudah lama atau Anda hendak melakukan ekspansi usaha, riset pemasaran (market research) perlu menjadi bagian tak terpisahkan dari usaha Anda, jika Anda menginginkan hal-hal berikut :

Memahami basis konsumen Anda. Bagi start-ups, riset pemasaran (market research) sangat penting untuk memahami konsumen Anda dan jumlah permintaan yang cukup untuk menunjang usaha Anda. Usaha yang lama atau sudah berdiri lama perlu riset pemasaran (market research) untuk memperhatikan demografi ppenduduk yang terus berubah dan trend perubahan selera konsumen.

Tetap membuat model bisnis Anda tak ketinggalan jaman. Cara lama bukan berarti cara terbaik. Memahami perubahan selera dan pilihan pasar dan menyesuaikan model bisnis Anda dengan perubahan tersebut adalah salah satu fungsi penting market research.

Menciptakan tujuan pertumbuhan yang SMART - Tujuan usaha Anda haruslah SMART -specific, measurable, attainable, realistic and timely. Meskipun begitu sulit menetapkan taget realistis jika Anda tak mengetahui posisi usaha Anda di pasar. Anda tak bisa membuat tujuan usaha yang berarti jika Anda tak memiliki titik acuan (point of reference) untuk mengukur kesuksesan Anda.

3 (tiga) cara untuk melakukan riset pemasaran dengan sedikit biaya
Meskipun riset pemasaran membutuhkan biaya dalam pelaksanaannya, tidak berarti Anda harus mengeluarkan banyak uang untuk melakukannya. Apalagi jika usaha Anda adalah usaha kecil menengah yang tidak punya banyak uang di kas Anda. Berikut tiga cara murah untuk melakukan riset pemasaran.

1. Lakukan survei atau bentuk focus group
Cara terbaik untuk mengenal konsumen (atau calon konsumen) adalah dengan berbicara kepada mereka. Survei dan focus group adalah cara yang lazim untuk mendapatkan umpan balik dari konsumen.

Untuk survei Anda bisa mengirimkan kuesioner (daftar pertanyaan) ke konsumen yang sudah ada atau sample yang sesuai dengan target demografi usaha Anda. Hasil survei sangat ditentukan oleh pertanyaan yang diajukan, jika Anda tidak yakin pertanyaan apa yang sebaiknya diajukan, mungkin lebih baik untuk menyewa konsultan pemasaran (maketing consultant). Sebelum mengirimkan kuesioner kepada konsumen, sebaiknya Anda mengedarkannya terlebih dahulu kepada keluarga dan teman terpercaya untuk umpan balik.

Focus groups biasanya terdiri dari 6 -10 orang, dan Anda sebaiknya membatasi setiap pertemuan tidak lebih daripada 90 menit. Meskipun jumlah sample/orangnya sedikit, namun Anda bisa mendapatkan umpan balik yang lebih mendalam dari focus group. Gunakan focus group untuk mendapat masukan konsumen tentang tingkat harga, kampanye marketing, dan fitur-fitur layanan.

2. Manfaatkan perguruan tinggi
Jika lokasi usaha tau tempat tinggal Anda dekat dengan universitas atau sekolah tinggi yang mempunyai program studi marketing, ekonomi atau MBA, Anda mungkin bisa memanfaatkan jasa riset pemasaran murah dari universitas tersebut. Beberapa dosen dan professor mencari pengalaman dunia nyata untuk para mahasiswa mereka. Mintalah pada pengajar tersebut untuk melakukan riset pemasaran untuk usaha Anda. Mungkin akan ada biaya untuk ini, tetapi jelas lebih sedikit daripada menyewa konsultan pemasaran profesional.

3. Ketahui pesaing Anda
Anda bisa belajar banyak dari pesaing Anda. Kunjungilah toko mereka, hitung pembelinya dan ikuti mereka di media sosial. Apakah mereka usaha yang sukses? Jika ya, bisakah pasar menunjang usaha Anda dan mereka? atau apakah mereka memiliki kelemahan fatal yang bisa Anda manfaatkan untuk meningkatkan penjualan Anda?

Sumber lain riset pemasaran yang minim biaya adalah datan dan analisis statistik dari pemerintah, KADIN dan asosiasi industri.

Ketika Anda melaksanakan riset pemasaran (market research), pastikanlah Anda mendengar masukan dan pendapat yang positif dan negatif dari konsumen. Satu-satunya hal yang lebih buruk daripada tidak melakukan riset pemasaran adalah melakukan riset pemasaran yang menyesatkan akibat hanya mendengar hal-hal positif saja tentang usaha Anda.
Baca selengkapnya ...

TIPS WIRAUSAHA : Sukses Berwiraswasta Ala Jokowi, Mau ?

14 Jul 2013
Sebuah Tips - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) yang juga mantan Walikota Solo sebelumnya dikenal sebagai seorang pengusaha mebel. Bahkan saat tinggal di Solo sebelum menjadi Walikota, Jokowi dikenal sebagai Ketua Asosiasi Industri Mebel Indonesia (Asmindo) Solo.

Sudah lebih dari 20 tahun Jokowi menggeluti bisnis mebel. Berikut beberapa tips dari Jokowi untuk menjadi wirausaha sukses.

Selama 2 tahun bekerja di perusahaan BUMN rupanya tidak membuat Jokowi merasa betah dan puas, sehingga akhirnya dia memberanikan diri terjun menjadi pengusaha mebel kala itu.

Selain karena pernah mengenyam pendidikan teknologi perkayuan, sedari kecil Jokowi memang sudah akrab dengan dunia perkayuan dan mengenal berbagai jenis kayu.

Ketika pertama kali memulai usaha pada 1988, Jokowi mengaku tidak memiliki modal sehingga dia terpaksa harus meminjam dari orang lain. Modal yang dimiliki saat itu hanyalah keberanian. Namun, modal itu, menurut Jokowi, adalah modal utama untuk menjadi pengusaha.

“Jangan tunggu-tunggu untuk memulai, langsung saja nyebur. Perkara ketika nyebur di sungai , ada buaya ya dihadapi, jangan takut-takut. Toh kita juga tidak akan mati dibuatnya,” ucap Jokowi belum lama ini.

Semakin lama, usahanya semakin berkembang, tidak hanya menyasar pasar dalam negeri, dia pun mulai masuk ke pasar ekspor dengan modal yang juga didapatkan dari pinjaman berupa agunan deposito.

Produk yang dihasilkan pun terus mengalami perkembangan dengan inovasi-inovasi baru mengikuti selera pasar tetapi tetap harus memiliki keunikan yang membedakannya dari produk sejenis sehingga hasil karyanya tersebut dilirik oleh konsumen.

Jokowi mengaku sering terlibat langsung dalam setiap kegiatan operasional. Hal ini penting karena pelaku usaha, menurutnya, harus memahami detail-detail produk yang dihasilkan.

Pengalaman serta pola pikirnya ketika menjadi seorang wirausahawan, benar-benar diaplikasikan ketika masuk dalam dunia birokrasi. Pada 8,5 tahun yang lalu, Jokowi dipinang menjadi Wali Kota Solo dan mengalahkan saingannya yang sudah lebih lama berkecimpung di dunia birokrat.

Modal Jokowi kala itu sesungguhnya adalah strategi dan prinsip bisnis yang dipegang ketika menjadi pemimpin perusahaan. Maklum, Jokowi sama sekali belum memiliki latar belakang dalam dunia birokrat.

“Saya tidak ingin birokrasi 100% seperti dunia usaha, tapi ada beberapa paradigma penting yang bisa diterapkan.

Kalau birokrasi berorientasi prosedur, sementara dunia usaha berorientasi hasil, maka ketika saya memimpin, saya akan membuat bagaimana prosedur bisa terpenuhi tetapi juga ada hasilnya. Jangan hanya sekadar memenuhi prosedur tapi hasil tidak ada.

Maka dari itu harus bersifat inovatif, efektif, efisien, dan berorientasi pada hasil dengan berani mengambil risiko,” tuturnya. (kaskus.co.id/trio73)
Baca selengkapnya ...